Saturday, May 27, 2017

Nabi Daud As dan Cacing Merah

Ketika Nabi Daud as sedang asyik berada dalam suraunya membaca kitab zabur, mendadak ia melihat cacing merah di Tanah, lalu ia berkata kepada dirinya sendiri "Apakah yg dimaksudkan Allah dengan cacing tanah ini ?"

Maka pada saat itu juga Allah mengizinkan kepada cacing tanah untuk berbicara "Hai Nabi Allah, bila siang hari tiba Tuhan memberikan ilham-Nya kepadaku di setiap harinya untuk mengucapkan  Shubhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar (Maha Suci Allah, Segala Puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar) sebanyak seribu kali.

Dan bila malam tiba, Tuhan mengilhamkan kepadaku disetiap malamnya Untuk mengucapkan Allaahumma Shalli Allaa Muhammadin Nabiyil Ummiy Wa'alaa Aalihi Washahbihi Wasallim (Ya Allah limoahkanlah shalawat dan salam kepada Muhammad Nabi yang ummi dan juga kepada segenap keluarga serta para sahabatnya) sebanyak seribu kali. Sedangkan engkau tidak mengucapkan apapun yang dapat kuambil manfaatnya darimu.

Maka saat itu juga Daud As. Menyesali sikapnya yang merendahkan cacing, ia merasa takt kepada Allah, lalu bertaubat dan bertawakal kepada Nya.