Sunday, July 13, 2014

Abdurrahman ibn Auf

Abdurrahman ibn Auf adalah seorang tokoh Quraisy di Kota Makkah yang masuk Islam sebelum masuk di Darul Arqam. Ia termasuk salah seorang dari delapan orang yang masuk Islam di tangan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Ia pernah ikut hijrah ke Habasyah dan Madinah. Ia termasuk sepuluh orang yang diberi tahu oleh Rasulullah sebagai calon penghuni surga.
Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah bersabda,

"Sebaik-baik orang di antara kalian adalah orang yang paling baik kepada keluargaku sepeninggalku."

Abdurrahman menjual kebunnya senilai empat ratus ribu dirham dan hasil penjualannya dibagikan kepada istri-istri Rasulullah.

Ketika menghadapi saat kematiannya, ia menangis tersedu-sedu hingga ada yang bertanya kepadanya, "Mengapa Engkau menangis pada saat seperti ini?"

Abdurrahman, "Mus'ab ibn Umair yang lebih baik daripada aku wafat di masa Rasulullah Saw. dan ia tidak mempunyai kain kafan untuk menutupi mayatnya. Hamzah ibn Abdul Muthalib, paman Rasulullah Saw., yang lebih baik daripada aku tidak mendapatkan kain kafan untuk menutupi mayatnya, sedangkan aku orang kaya. Oleh karena itu. aku takut termasuk orang yang kebaikannya dipercepat di dunia. Aku takut tidak dapat bergabung dengan sahabat-sahabatku karena aku orang yang banyak harta."

Abdurrahman ibn Auf adalah seorang sahabat yang kaya. Ia meninggalkan banyak harta di Kota Makkah ketika hendak pergi hijrah. Ketika di Madinah, ia berdagang hingga menjadi orang kaya. Ia terkenal suka bersedekah di jalan Allah dan biasa hidup sederhana. Ketika menjelang kematiannya, ia merasa kkhawatir akan keselamatan dirinya di akhirat.