Wednesday, April 9, 2014

Asma'ul Husna

Aku adalah Allah (1. Allah). Aku dahulunya adalah sesuatu yang sangat berharga dan Aku ingin dikenal, untuk itu Aku menciptakan makhluk. Hanya dengan Ku mereka dapat mengenal Aku. Telah Aku wahyukan kepada Rasul-Rasul Ku, bahwasanya tiada Tuhan selain Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku. Dan jika kamu mensekutukan Aku niscaya akan hapuslah semua amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi, karena Aku adalah Tuhanmu dan hanya Aku yang dapat memberikan manfaat dan mudhorat kepadamu. Oleh sebab itu kenalilah Aku dengan cara memahami semua Asma-Asma Ku yang telah Aku wahyukan kepada Rasul-RasulKu yanp tertulis didalam Kitab-Kitab Ku. Dan janganlah engkau mencari ilmu untuk mengenal Ku kecuali hanya dari Kitab-KitabKu dan sunah Rasul-RasulKu dan selalulah memohon kepada Ku agar Aku melimpahkan hidayah kepadamu, agar kiranya engkau dapat mengenal Aku. Wahai hamba hamba Ku, Aku adalah Dzat Yang Maha Pengasih (2.Ar Rohman) Aku selalu memberikan apa yang engkau butuhkan untuk kebutuhanmu hidup didunia, Aku tidak memandang apakah engkau termasuk orang-orang beriman kepadaKu atau engkau termasuk orang-orang yang menyekutukan-Aku. Karena Kasih-Ku kepadamu, aku berikan semuanya apa yang engkau butuhkan. Aku berharap agar kiranya engkau mempergunakan segala sesuatu yang Aku berikan dapat menjadikan engkau lebih dekat kepadaKu, karena tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada Ku, sehingga engkau akan memperoleh Rohim-KU diakhirat kelak, karena Aku adalah dzat Yang Maha Penyayang (3. Ar Rohim). Maka Aku akan memberikan Rohmat Ku hanya bagi hamba-hamba Ku yang beriman dan beramal soleh, untuk itu wahai hamba-hamba Ku pergunakanlah apa yang engkau dapatkan dariKu karena RohmanKu untuk memperoleh kenikmatan yang nilainya 99 kali dari apa yang engkau dapatkan didunia yang semua itu, Aku berikan karena RohimKu kepadamu. Wahai hamba-hambaKu. Dunia ini adalah ladang amal, barang siapa yang menanam kebaikan maka orang tersebut akan menuai kebaikan diakhirat dengan berlipat ganda, dan barang siapa menanam keburukan didunia maka orang tersebut akan menuai keburukan pula diakhirat juga dengan berlipat ganda. Untuk menjalani hidupnya didunia telah Aku tentukan baginya ketentuan Ku berupa 4 (empat) perkara yaitu :
1. Umur : Untuk umur Aku hanya menentukan batas waktu dari lahir sampai dengan datangnya ajal.
2. Rizki  : Aku tentukan rizki dan Aku jamin kebutuhannya agar dia dapat melakukan ibadah kepada Ku.
3. Penghidupan : Dan Aku tentukan baginya jalan kehidupan yang akan ditempuhnya sampai dengan batas ajal.
4. Balak dan Nikmat: Dan akan Aku berikan kepadanya bergantian antara balak dan nikmat sampai dengan batas ajal.
Dari keempat ketentuan Ku tersebut, 2 (dua) diantaranya Aku jadikan sebagai modal yaitu umur dan rizki, dan 2 (dua) diantaranya Aku jadikan sebagai alat yang dengannya Aku menguji mereka. Aku adalah dzat Yang Maha Merajai (4. Al Malik), maka seluruh yang ada dilangit dan dibumi akan tunduk dengan semua kehendak Ku. Sehingga apa yang telah Aku tentukan bagi manusia berupa 4 (empat) perkara tersebut yaitu : umur, Rizki, penghidupan, Bala' dan Nikmat pasti akan terjadi dan tidak ada satupun dapat merubahnya. Semua itu Aku lakukan demi kasih sayang Ku kepada mereka karena Aku adalah (5. Al Quddus) dzat Yang Maha Suci dari cacat dan cela. Baik dari Dzat Ku, sifatKu, ataupun perbuatanKu, semuanya suci dari akhlak yang tidak terpuji. Aku tidak pernah mendholimi hamba Ku dan Aku akan menjaga dan menyelamatkannya dari segala ancaman yang akan mencelakakannya yang dia tidak mampu menghadapinya karena Aku adalah dzat Yang Maha Memberi Keselamatan (6.As Salam) maka serahkanlah semua urusanmu kepadaKu, pasti akan Aku urusi dengan sebaik-baiknya karena Aku adalah Dzat Yang Maha Terpercaya (7. Al Mukmin). Apabila kamu menyerahkan segala urusanmu kepada Ku, maka Aku sangat amanah terhadap apa yang diserahkan kepad-Ku. Dan akan Aku pelihara dari semua gangguan yang akan merusaknya, karena Aku adalah dzat Yang Maha Memelihara (8, Al Muhaimin) dan tidak ada satupun yang dapat memudhoratkan Aku, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Perkasa (9.AI Aziz) sehingga janganlah kamu ragu-ragu atau khawatir terhadap satu apapun yang kamu serahkan kepada Ku urusannya dari gangguan sesuatu yang akan merusaknya. Dan untuk mewujudkan apa yang Aku kehendaki sehingga ketetapan Ku terlaksana maka Aku akan memaksa mereka menjalani segala ketetapan Ku dan tidak satupun yang dapat menolaknya karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memaksa (10.AI Jabbar), Dari sifat Ku yang Maha Memelihara (Al Muhaimin), Maha perkasa (Al Aziz) dan Maha Memaksa (Al Jabbar) yang dengan Asma-asmaKu tersebut Aku menjaga ketetapan-ketetapan hamba-hamba Ku, maka untuk itu Aku berhak dipuji karena Aku adalah dzat Yang Maha Memiliki Kebesaran (11.Al Mutakabbir). Wahai hambaKu. Sudah menjadi ketetapan Ku bahwasanya Aku akan menciptakan manusia yang akan Aku jadikan kholifah dimuka bumi, walaupun para malaikat- malaikatKu tidak menyetujui. Tapi ketetapan Ku harus berlaku. Maka untuk itu kamu Aku ciptakan karena Aku adalah Dzat Yang Maha Pencipta (12.AI Kholiq). Sebelum kamu Aku ciptakan maka telah Aku rencanakan terlebih dahulu dengan sebaik-baiknya, karena Aku lah sebaik-baik pembuat rencana (13. Al Baari'u). Aku rencanakan ciptaan-ciptaan Ku mulai dia  dari setetes air mani sampai dengan ajal menjemputnya, dan Aku membentuk ciptaan-ciptaanKu dengan sebaik-baik bentuk sehingga ciptaanKu terwujud karena Aku adalah dzat Yang Maha Membentuk (14. Al Mushowiir). Dan Aku ciptakan kamu pada awalnya bersifat lemah, bersifat bodoh dan tidak memiliki apapun dari jenis harta ataupun kekuasaan dan Akulah yang memberikan kekuatan, ilmu, kekayaan dan kekuasaan, akan tetapi dengan kelemahan-kelemahan yang ada pada dirimu pasti kamu akan cenderung melakukan dosa dan kesalahan. Tetapi janganlah kamu menjadi khawatir apabila kamu melakukan kesalahan ataupun dosa dan datang kepadaKu dengan permohonan ampun maka akan kamu dapati Aku sebagai dzat Yang Maha Pengampun (15.AI Ghoffar) walaupun kamu membawa sebesar apapun dosamu. Akan tetapi jika kamu tidak mau memohon ampun padaku maka Aku akan memaksamu untuk tunduk agar kamu mau bertaubat karena Aku adalah Dzat Yang Maha Menundukkan (16. Al Qohhar), Semua itu Aku lakukan karena Aku tidak ingin menyiksamu diakhirat kelak. Aku sangat paham dengan kelemahan-kelemahan manusia yang Aku ciptakan sendiri yaitu kecintaan kepada dunia, karena telah Aku jadikan indah pada pandangan manusia terhadap dunia, hal ini Aku lakukan sebagai ujian bagimu agar kiranya Aku dapat memberikan ketinggian derajat disisiKu dan ketinggian derajat diantara makhluk-makhlukKu, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memberi Derajat (17. Al Wahhab). Dan apabila kesemuanya itu kamu hanya berharap kepadaKu maka akan Aku berikan kepadamu rizki yang baik-baik berupa kekayaan, ilmu, ataupun kekuasaan dan tidak perlu kamu meminta karena Aku tahu tentang keadaanmu, tentang kemampuanmu dan tentang kesanggupanmu dalam menerima rizki. Dan apabila kamu telah siap maka akan Aku berikan semua itu karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memberi Rizki (18.AI Rozzak). Apabila dalam pengelolaan rizki yang Aku berikan tersebut kamu mendapat kesulitan-kesulitan yang kamu sendiri tidak sanggup menyelesaikannya, maka Aku akan menolongmu melepaskan setiap kesulitan-kesulitan yang kamu hadapi apabila kamu bermohon kepada Ku, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Membuka setiap kesulitan-kesulitan (19.AI Fattah) yang dihadapi hamba-hambaKu. Dan Aku sangat mengetahui kesulitan-kesulitan yang kamu hadapi serta bagaimana cara menyelesaikannya, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mengetahui (20.AI Alim). Aku sangat berharap dengan semua apa yang Aku berikan dapat membawamu lebih dekat kepada Ku, maka apabila Aku memberikan kelapangan padamu, sehingga dengan kelapangan tersebut kamu menjauh dari Ku maka pemberian tersebut akan Aku sempitkan, karena Aku adalah dzat Yang Maha Menyempitkan Rizki (21. Al Qobidh). Begitupun sebaliknya apabila kesempitan rizki yang engkau hadapi akan mendekatkanmu kepada kekufuran maka akan Aku lapangkan rizkimu sampai dengan kamu mensyukuri apa yang Aku berikan,karena Aku adalah Dzat Yang Maha Melapangkan Rizki (22.AI Basith). Sifat Qobidh dan Basith ini Aku peruntukkan pada pemberianKu berupa harta, dan untuk karuniaKu berupa ilmu apabila dengan ilmu yang Aku berikan tersebut malah justru membuatmu menjadi sombong, maka engkau akan Aku rendahkan karena Aku adalah Dzat Yang Maha Merendahkan (23.AI Khafidh). Akan tetapi jika dengan ilmu yang Aku karuniakan tersebut akan menambah rasa takutmu kepada Ku maka engkau akan Aku tinggikan karena Aku adalah Dzat Yang Maha Meninggikan Derajat (24. Ar Rofi’) bagi orang-orang yang berilmu beberapa derajat. Dan karuniaKu berupa kekuasaan, minimal kekuasaaan yang berada didalam hatinya sehingga dengan itu dia dapat memimpin seluruh anggota tubuhnya, sehingga apabila dengan hati yang dapat memimpin anggota tubuhnya kamu dapat mengalahkan hawa nafsumu dan menjadikan dirimu mempunyai akhlak yang mulia (Akhlaqul Karimah) maka kamu akan Aku muliakan, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memuliakan (25. Al Mu'izzu). Akan tetapi bila kekuasaan yang Aku berikan tersebut kedalam hatimu tidak dapat mengalahkan nafsumu sehingga menjadikan dirimu berakhlak buruk maka Aku akan menghinakanmu, karena Aku adalah dzat - Yang Maha Menghinakan (26.Al Mudzillu). Semua ini Kulakukan karena kasih sayangKu padamu agar kamu dapat berlaku lurus sehingga dengan itu Aku akan memberikan surga Ku padamu.
Demi kasih sayangKu kepadamu maka Aku buat perintah dan larangan agar kiranya dengan perintah dan larangan Ku tersebut Aku dapat menjauhkanmu dari hal-hal yang memudhoratkan bagimu dan mendekatkan kamu pada apa yang bermanfaat bagimu dan untuk mengujimu agar Aku ketahui derajatmu disisiKu. Maka untuk itu lakukanlah seluruh perintah Ku dan jauhilah apa yang Aku larang. Untuk melaksanakan perintahKu dan larangan Ku tersebut akan dimulai dengan niat, maka untuk itu telah Aku ilhamkan dua jalan kedalam hatimu yaitu fasik dan takwa. Jika kamu mengikuti jalan ketakwaan berupa niat yang baik saja maka akan Aku ganjar dengan satu kebaikan akan tetapi apabila kamu mengikuti jalan kefasikan berupa niat jahat atau niat buruk tidaklah akan Aku balas kecuali niat buruk itu engkau laksanakan. Niatmu itu akan Aku ketahui secara jelas dan terang karena Aku adalah Dzat yang Maha Mendengar (27. As sami'). Maka perbanyaklah dalam hal niat yang baik dan berhati-hatilah kamu serta tumbuhkanlah rasa malu dihatimu kepada Ku apabila kamu berniat buruk karena Aku mendengar segala sesuatu walaupun sangat halus. Dari niat-niat tersebut apabila kamu lahirkan dalam perbuatanmu maka akan Aku ketahui, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Melihat (28. AI bashir). Dan Aku akan mengganjar 10 (sepuluh) kali lipat'dari niat baik yang engkau kerjakan, akan tetapi apabila kamu melakukan kejahatan yang keluar dari niatmu yang buruk tidak akan Aku balas melainkan setimpal dengan perbuatanmu. Maka untuk itu satukanlah niat dan perbuatan sehingga Aku dapat pertimbangkan dalam menetapkan satu keputusan apakah amalmu diterima atau ditolak, karena dalam memutuskan sesuatu Aku adalah Dzat yang Maha Bijaksana (29. Al hakam). Sehingga dengan itu Aku menetapkan sesuatu dengan pertimbangan As sami" (Maha Mendengar) dan Al bashir (Maha Melihat). Yang haq adalah haq dan yang bathil adalah bathil karena tidaklah mungkin sesuatu yang haq akan bercampur dengan sesuatu yang bathil. Oleh sebab itu amal yang diterima adalah dimulai dengan niat yang baik dan dilaksanakan dengan cara yang benar. Dan Akupun telah menentukan bagimu semua yang akan Aku berikan adalah sesuai dengan kemampuan. Maka terimalah secara ikhlas apa yang telah Aku tentukan bagimu karena Aku tidak akan membebani kamu wahai hamba-hamba Ku, melainkan sesuai dengan kesanggupanmu menerimanya. Untuk itu janganlah kamu merasa iri apabila pemberian Ku kepadamu engkau anggap lebih sedikit dari orang lain, begitupun sebaliknya janganlah engkau merasa sombong apabila pemberianKu kepadamu engkau anggap lebih dari pada yang lain. Karena telah Aku tetapkan pemberianKu, sebagian dari pada kamu Aku lebihkan dari sebagian yang lain. Akan tetapi yakinlah apa yang Aku berikan itu pasti yang terbaik bagimu, karena Aku adalah dzat yang Maha Adil (30. AI adlu). Apapun yang akan Aku berikan kepadamu tidaklah akan pernah salah, baik berupa jumlah ataupun waktu kedatangannya karena segala aesuatunya itu telah Aku persiapkan sebelum engkau Aku ciptakan, karena Aku adalah Dzat yang Maha Lembut (31.Al lathif), terhadap hamba-hambaKU. Maka untuk itu janganlah kamu merasa takut atau khawatir terhadap apa yang telah Aku janjikan kepadamu akan tetapi khawatirlah kamu terhadap apa yang belum Aku janjikan kepadamu yaitu berupa kenikmatan Surga ataupun azab Neraka. Dan terhadap semua pemberianKu, Aku akan melihat apakah kamu berayukur atas pemberianKu tersebut ataukah kamu kufur akan NikmatKu. Semua itu pasti akan Aku ketahui karena Aku telah menugaskan para MalaikatKu untuk mencatat semua yang engkau lakukan, karena Aku adalali dzat yang Maha Mengetahui (32.AI khobir). Akan tetapi apabila, kamu mengkufuri nikmatKu maka Aku tidak akan murka dan langsung menjatuhkan sangsi kepadamu, akan tetapi akan Aku bimbing kamu untuk kembali ke jalan yang lurus. Mudah-mudahan kamu mau mengikutinya, karena Aku adalah dzat yang Maha Penyantun (33.Al halim). Dari sifat-sifatKu yang deimikian, maha adil (AI-'Adlu), maha lembut (Al-lathif), maha mengetahui Al Khobir) dan maha penyantun (Al Halim) terhadap semua hamba-hambaKu, maka Aku berhak dipuji karena keagungan sifat-sifatKu. Karena Aku adalah dzat yang maha agung (34.Al *Adzim). maka agungkanlah Aku dalam Rukukmu
Wahai hamba-hambaKu.., dari pemberian-pemberian yang Aku berikan kepadamu banyak diantaranya engkau tidak puas ataupun engkau tidak suka padahal kamu tidak mengetahui hakekat dari pemberian Ku tersebut sehingga membuatmu kecewa yang mengakibatkan engkau mengkufuri nikmat-nikmat Ku. Hal ini sering kali terjadi engkau mengulang-ulang kesalahan yang sama didalam mengkufuri nikmat-nikmat Ku itu. Akan tetapi janganlah engkau berputus asa atas rahmatKu, segeralah memohon ampun kepadaKu pasti engkau dapati Aku adalah dzat yang Maha Pengampun kepada hamba-hambaKu walaupun engkau melakukan dosa yang berulang-ulang, karena Aku adalah Dzat yang Maha Pengampun (35.AI Ghafur) walaupun hamba- hambaKu melakukan dosa yang sama berulang kali. Untuk itu janganlah pernah engkau bosan untuk bertaubat dan memohon ampun kepadaKu karena Aku juga tidak pernah bosan-bosannya untuk mengampuni dosa-dosa hamba-hambaKu. Akan tetapi apabila engkau mensyukuri terhadap apa yang Aku berikan kepadamu Aku akan membalasnya dengan berlipat ganda baik didunia maupun diakhirat kelak, karena Aku adalah Dzat yang Maha Menerima. Syukur (36.As  syakur) bagi hamba-hambaKu yang melakukan kebaikan ataupun ketaatan walaupun sangat sedikit. Hal ini Aku lakukan karena ketinggian akhlakKu karena Aku mengampuni dosa hamba-hambaKu walaupun dilakukannya berulang-ulang (Al-Ghofur) dan mensyukuri semua apa yang dilakukannya (As Syakur) baik itu berupa kebaikan ataupun ketaatan yang dilakukan oleh hamba-hamba Ku, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Tinggi (37. Al 'Ally), maka tinggikanlah Aku dalam Sujudmu.
Wahai hamba-hamba Ku, Aku adalah Dzat yang Maha Besar (38, Al-Kabir) Ilmu Ku mencakup segala sesuatu yang ada dilangit dan dibumi sehingga dengan itu Aku selalu akan mengarahkan kamu agar tidak tergelincir dari jalan yang lurus yang membahayakan imanmu, dan Aku akan menjaga hamba- hamba Ku dari sesuatu yang dapat membahayakan imanmu dari semua gangguan diluar kemampuanmu untuk menghadapinya. Untuk itu Aku menurunkan petunjuk-petunjukKu berupa kitab suci, Malaikat-Malaikat Ku, Rasul-RasulKu agar kiranya engkau dapat menghadapi setiap gangguan yang membahayakan imanmu karena Aku adalah Dzat yang Maha Menjaga (39^41 hafidz). Maka selalulah berlindung kepada Ku karena Aku adalah sebaik- baik pelindung atau penjaga. Seringkah imanmu goyah karena tergoda oleh nafsu, sedangkan nafsu yang paling sulit engkau kendalikan adalah nafsu untuk mencukupi kebutuhan hidup yang dengannya dia selalu menuntut untuk engkau cukupi terutama masalah makan, maka untuk itu Aku menjamin bagi setiap hamba- hamba Ku berupa apa yang dapat dia makan sehingga kamu kuat untuk melaksanakan ibadah kepada Ku, karena tidaklah mungkin Aku mewajibkan sesuatu tanpa Aku berikan terlebih dulu haknya.
Untuk dapat melakukan ibadah dengan kuat maka tubuhmu harus kuat pula sehingga Aku wajibkan atas diriKu memberikan makan kepada setiap hamba-hambaKu, karena Aku adalah dzat yang maha memberi makan (40. Al muqith). Dan akan Aku berikan kepada hamba-hambaKu dengan satu perhitungan berdasarkan pertimbangan apakah pemberianKu dapat memberikan manfaat atau malah sebaliknya dapat memberikan mudhorat pada hamba- hambaKu, karena Aku adalah dzat yang Maha Membuat Perhitungan (41.Al hasib). Untuk itu selalulah berbaik sangka kepadaKu terhadap apa yang Aku berikan kepadamu karena semua itu kulakukan karena kasih sayangKu padamu dan Aku akan selalu senantiasa menjaga hamba-hambaKu (Al-Hafidz) dan selalu memberi makan kepada hamba-hambaKu (Al-Muqiit) dan memberikan apapun bagi hambaKu setelah Aku pertimbangkan dari sisi manfaat dan mudhoratnya (Al-Hasib), karena Aku adalah dzat yang Maha Luhur (42. AI Jalil). Maka bergantunglah hanya kepadaKu niscaya akan Aku cukupi semua kebutuhanmu. Dan janganlah engkau ragu-ragu tentang janjiKu karena Aku adalah Dzat yang Maha Mulia (43.AI karim), yang apabila Aku berjanji akan selalu Aku tepati dan apabila Aku memberi, Aku selalu memberi melebihi harapan orang yang memintanya. Dan Aku tidak peduli berapa banyak pemberianKu dan kepada siapa Aku berikan. Dan semua pemberianKu itu akan Aku awasi sehingga pemberianKu tersebut tidak akan menjerumuskanmu tetapi sebaliknya Aku harapkan dengan pemberian Ku tersebut akan menambah kedekatanmu kepada Ku maka untuk itu kamu selalu Aku awasi karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mengawasi (44. Ar roqib). Semua itu Aku lakukan bukan untuk mencari-cari kesalahanmu akan tetapi sebaliknya hal itu Aku lakukan untuk memeliharamu dari segala sesuatu yang engkau tidak sanggup memikulnya dan apabila terasa berat olehmu untuk menerima pemberian Ku tersebut, baik itu berupa kekurangan ataupun kelebihan maka bermohonlah kepada Ku karena Aku pasti akan membantumu dan mengabulkan do'amu, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mengabulkan Do'a Hamba-hambaKu (45.Al Mujib). Dan apapun yang engkau minta pasti akan Aku kabulkan karena Aku adalah Dzat Yang Maha Luas PemberianNya (46. Al Wasi'u). Akan tetapi janganlah engkau merasa kecewa terhadap apa yang telah Aku pilihkan untukmu karena pemberianKu kepada hamba- hamba Ku sesuai dengan keadaan ataupun kemampuan yang dapat dipikul oleh hamba-hamba Ku. Adakalanya do'a-do'amu langsung Aku Ijabah dan adakalanya do'a-do'amu Aku tunda terkabulnya dan adakalanya do'amu tidak Aku kabulkan didunia akan tetapi Aku simpan untuk kebutuhanmu diakhirat kelak karena Aku adalah Dzat Yang Maha Bijaksana dalam memutuskan sesuatu (47.AI Hakim). Semua itu Aku lakukan karena Aku sangat menyayangi dan mengasihimu dan selalu menginginkan kebaikan-kebaikan bagimu, karena tidaklah mungkin seseorang membiarkan kekasihnya mendapat kesusahan ataupun malapetaka, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mengasihi (48.AI Wadud). Dari sifat- sifatKu yang tergambar, dari Asma Al Hafidz (Maha Menjaga), Al Muqiit (Maha Memberi Makan), Al Hasib (Maha Membuat Perhitungan), Al Jalil (Maha Luhur), Al Karim (Maha Mulia), Ar Roqib (Maha Mengawasi), Al Mujib (Maha Mengabulkan Do'a), Al Wasi’u (Maha Luas Pemberiannya), Al Hakim (Maha Bijaksana), dan Al Wadud (Maha Mengasihi), maka Aku pantas dan berhak untuk engkau Muliakan, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mulia (49. Al Majiid).
Wahai hamba-hamba Ku, Apabila waktumu didunia yang,- mana waktu yang telah Aku berikan kepadamu untuk hidup sebagai kholifahKu yang mewakili salah-satu dari Asma Ku telah sampai pada batas waktunya dan telah sampai ajalmu dan datangnya hari berbangkit untuk mempertanggungjawabkan segala yang telah Aku amanahkan kepadamu maka akan Aku bangkitkan semua makhluk hidup dari kematiannya, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Membangkitkan (50. Al Ba'its) untuk menuju kehidupan yang kekal dan masing-masing diri akan membawa amal yang telah dilakukannya didalam kehidupan didunia dan Aku kumpulkan kamu dipadang Mahsyar untuk Aku perhitungkan seluruh amal baik dan burukmu dan Aku akan menyaksikan apa yang kamu bawa untuk kamu pertanggung' jawabkan dihadapanKu karena Aku adalah Dzat Yang Maha Menyaksikan (51.As Syahid), dan amal yang kamu bawa tidak satupun yang tertinggal karena masing-masing orang membawa catatannya apa yang telah dilakukannya didunia. Pada hari itu tidak satupun dirugikan karena pada hari itu telah ditulis semua perbuatan-perbuatan dalam buku catatan dan dilengkapi juga dengan saksi-saksi dan bukti-bukti apa yang telah kamu lakukan. Pada hari itu kebenaran hanyalah milik Ku, tidaklah satu orangpun dari kamu yang dapat mengelak karena Aku adalah Dzat Yang Maha Benar (52. Al Haq). Maka pada hari itu kebenaran yang ada hanyalah berdasarkan keputusanKu. Bagi orang-orang yang beriman dan beramal soleh akan Aku lepaskan dari segala kesulitan pada hari itu, begitu dahsyatnya hari itu sehingga tidak satu orang pun dari manusia dan jin yang tidak mengalami kesengsaraan kecuali Aku naungi dia dan Aku akan memelihara orang-orang yang beriman dan beramal soleh dari kedahsyatan dipadang mahsyar, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memelihara atau mewakili (53. Al Wakil) dan akan Aku paksa orang-orang yang kufur terhadap nikmat Ku mengalami kesengsaraan di padang mahsyar dan tidak ada satu orangpun yang dapat membantah ataupun melawan atau lari dari ketetapanKu karena Aku adalah Dzat Yang Maha Kuat (54.AI Qowiy), Pada hari itu tidak akan diterima semua alasan dan tidak akan dirubah segala ketentuan karena segalanya telah menjadi keputusanKu dan Aku sangat kokoh dalam memutuskan sesuatu,
tidak satupun yang dapat mengubahnya karena Aku adalah Dzat Yang Maha Kokoh (55.AI Matin). Apabila hari perhitungan telah diselesaikan dan semua manusia dan jin mendatangi neraka dan masing-masing akan melalui shirotol mustaqim maka Aku akan melindungi hamba-hamba Ku yang beriman dan bertaqwa dari azab neraka yang menyala-nyala dan akan Aku biarkan mereka yang kafir dalam keadaan berlutut dineraka, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Melindungi (S6.AI Waliyyu) terhadap hamba-hambaKu yang beriman dan bertaqwa. Pada saat itulah hamba-hambaKu yang Aku selamatkan dari azab api yang menyala-nyala akan memujiKu karena Aku adalah Dzat Yang Maha Terpuji (57.AI Hamid). Apabila hari perhitungan telah diselesaikan dan masing-masing dari mereka telah tetap keputusannya apakah dia memasuki surga ataukah neraka dan kesemuanya itu telah Aku tetapkan berapa jumlah, dimana tingkatan-tingkatan dia berada dan Aku ketahui semua itu secara terperinci karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mengetahui (58. AL Muhshi) dan keputusanKu adalah keputusan yang seadil-adilnya, tidak ada satupun dari hamba-hambaKu yang Aku rugikan. Setelah itu dimulailah kehidupan yang baru dan masing-masing kamu memulai kehidupan berdasarkan perhitungan amal ibadahnya didunia sehingga apabila hamba-hambaKu tercatat sebagai penghuni surga maka mereka akan memulai kehidupan didalam surga yang penuh kenikmatan dengan kekal. Begitupun sebaliknya bagi hamba-hamba Ku yang telah tetap keputusannya memasuki neraka maka mereka akan mengalami siksa neraka yang amat pedih dengan kekal pula, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memulai (59. Al Mubdi) segala sesuatu yang telah Aku putuskan dan pada hari itu Aku kembalikan semua manusia dan jin pada awal penciptaannya karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mengembalikan (60.Al Mu'id) pada hari itu Aku kembalikan usiamu pada usia remaja dan Aku kembalikan kekuatan tubuhmu dan Aku kembalikan semua yang baik-baik pada dirimu dan disanalah Aku akan berikan kehidupan yang kekal yang tidak pernah mati karena Aku adalah Dzat Yang Maha Menghidupkan (61.AI Muhyi) dan akan Aku matikan semua jenis hewan apabila dia telah menyelesaikan persaksiannya kecuali beberapa hewan yang telah Aku dahulukan ketetapannya karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mematikan (62.AI Mumit). Kehidupan dan kematian adalah ketentuan bagi semua makhluk Ku akan tetapi Aku adalah Dzat Yang Maha Hidup yang tidak pernah mati (63. Al Hayyu) dan Aku berhak memberikan kehidupan atau mematikan semua makhluk-makhlukKu dan segala keputusanKu pasti akan terlaksana dengan sempurna karena dalam memutuskan sesuatu Aku tak perlu bermusyawarah dengan satu makhlukpun, dan memutuskan segala sesuatu adalah sekehendakKu karena Aku  adalah Dzat Yang Maha Berdiri Sendiri (64.AI Qoyyum). Bagi orang-orang yang beriman saja akan tetap mengalami siksa neraka
sampai dengan semua dosa-dosanya telah terbalas, maka karena setitik iman yang ada dalam dirinya pastilah ia akan Aku selamatkan dari azab neraka untuk Aku pindahkan kekehidupan surga. Dari jumlah penghuni-penghuni neraka Aku akan menemukan hamba-hambaKu yang memiliki setitik iman tersebut dan Aku pasti akan menemukannya karena Aku adalah Dzat Yang Maha Menemukan (65.AI Waajid), dan hambaKu yang Aku selamatkan tersebut pasti akan memuji Ku karena dia telah terlepas dari azab neraka yang sangat pedih dan Aku telah menyelamatkannya pastilah ia akan memuliakan Aku, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mulia (66.AI Maajid). Wahai hamba-hambaKu.., Apabila telah engkau nikmati semua pemberian Ku dan telah engkau mengerti tujuanKu menciptakanmu adalah semata-mata beribadah hanya kepada Ku yang pada akhirnya semua yang Aku berikan kepadamu akan Aku minta pertanggung jawabanmu diakhirat kelak, yang karena kasih sayangKu kepadamu Aku ingin semua hamba-hambaKu Aku masukkan kedalam surga Ku dan Aku tidak ingin melihat salah satu dari hamba-hambaKu memasuki neraka yang dengan terpaksa Aku menyiksanya, maka dari itu wahai hamba-hambaKu tempuhlah jalan yang benar yang telah Aku syare'atkan niscaya engkau akan selamat didalam kehidupan dunia ataupun kehidupan akhirat kelak. Jalan-jalan itu telah Aku persiapkan bagimu dan Aku lengkapi dengan sifat dan perbuatanKu untuk menjagamu agar
tetap lurus dijalan yang benar. Untuk itu janganlah engkau sekutukan Aku karena Aku adalah Tuhan Yang Maha Esa (67.Al Wahid) tiada Tuhan selain Aku dan tiada sekutu bagi Ku hanya Akulah yang dapat memberikan manfaat dan mudhorat bagimu maka sembahlah olehmu akan Aku dan janganlah engkau sekutukan Aku dengan yang lain. Semua harapan makhluk makhlukKu hanya tertuju kepadaKu, karena Aku adalah Dzat Yang Maha dibutuhkan (68.As Shomad) maka bermohonlah hanya kepada Ku maka Aku akan memenuhi segala yang engkau butuhkan dan akan Aku lepaskan segala sesuatu yang memudhoratkanmu apabila engkau bermohon kepada Ku karena Aku sangat berkuasa untuk berbuat apa saja yang Aku kehendaki dalam hal menjatuhkan sangsi atau mengampunimu, melimpahkan rahmat atau mencabutnya, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Kuasa (69.Al Qodir), oleh karena itu percayakanlah segala urusanmu hanya kepada Ku karena Aku maha kuasa dan tidak ada satupun yang dapat menandingi kekuasaanKu dan tidak ada satupun yang dapat menolak kehendak Ku. Janganlah engkau takut kepada selain Aku karena Akulah Dzat Yang Maha Menguasai (70. Al Muqtadlr) seluruh yang berkuasa karena Akulah yang memberikan kekuasaan kepada mereka, maka apabila Aku berkehendak Aku berikan kekuasaan kepadamu dan apabila Aku berkehendak akan Aku cabut kekuasaan itu darimu. Wahai hamba-hamba Ku. demi kemaslahatan atau kebaikan bagi dirimu maka Aku selalu mendahulukan RahmatKu dari pada AncamanKu, Petunjuk-PetunjukKu daripada peringatan- peringatan Ku. Aku lakukan yang demikian agar engkau selalu berada di jalan yang lurus karena Aku adalah dzat yang Maha Mendahulukan (71.Al Muqoddim), segala sesuatu yang akan membawa kemaslahatan atau kebaikan bagimu. Maka hendaklah kamu janganlah berburuk sangka terhadap apa yang Ku berikan kepadamu walaupun bisa jadi apa yang Aku berikan tidak menyenangkanmu seperti Aku berikan penyakit pada dirimu itu engkau anggap tidak baik akan tetapi Aku bermaksud dengan penyakit yang Aku berikan tersebut menjadi satu alasan Aku mengampuni dosa-dosamu dan Aku mengakhirkan apa yang menjadi hak Ku kepadamu seperti Aku terpaksa harus menyiksamu apabila sudah berkali-kali Aku berikan peringatan kepadamu akan tetapi engkau tidak mau bertaubat. Maka dari itu pergunakanlah kesempatan yang Aku berikan kepadamu sebelum datang waktu Aku menggunakan hak Ku untuk mengazabmu. Aku lakukan hal yang demikian agar kiranya engkau dapat segera kembali kejalan yang lurus. Maka untuk itu Aku akhirkan apa yang menjadi hakKu karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mengakhirkan (72.AI Muakhir). Wahai hamba-hamba Ku, ingatlah bahwasanya engkau pada awal kejadian hanyalah setetes air yang hina dan Aku bentuk en gkau didalam rahim ibumu sehingga engkau terlahir sebagai makhluk yang sempurna yang pada awalnya engkau dalam keadaan lemah, engkau dalam keadaan bodoh, engkau dalam keadaan fakir dan engkau tidak memiliki Sesuatu kekuasaan apapun dan Aku mengawali pemberianKu sebelum ada makhluk- makhluk yang lain yang menjadi perantara pemberianKu kepadamu untuk Aku cukupkan bagi dirimu nikmat-nikmat Ku karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mengawali (73.AI Awwal) dalam memberikan segala sesuatu yang engkau butuhkan, maka untuk itu hendaklah kamu selalu ingat akan awal penciptaanmu sehingga engkau menjadi seperti yang sekarang ini siapakah yang memberikan semua itu ...? Jadi janganlah engkau sombong terhadap makhluk-makhlukKu atas apa yang Aku karuniakan kepadamu. Dari semua pemberianKu itu pasti akan Aku minta pertanggung jawabanmu kelak diakhirat karena semua makhluk- makhlukKu akan Aku kumpulkan untuk menghadapKu pada hari akhir, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Akhir (74.Al Akhir). Oleh sebab itu ingatlah terhadap apa yang engkau lakukan didunia ini pasti akan ada akhirnya dan perbanyaklah amal ibadahmu untuk engkau bawa sebagai bekal menghadapKu dihari akhir. Sungguh keimanan yang akan engkau capai sangat berat terasa olehmu karena engkau tidak mungkin melihat dzat Ku didunia ini sehingga kebanyakan manusia melakukan hal-hal yang sangat bodoh untuk menyatakan tuhan-tuhan mereka dengan patung-patung berhala atau benda-benda lain yang dapat mereka lihat, padahal engkau dapat melihat nyatanya Aku pada ciptaan-ciptaanKu atau pada dirimu sendiri. Karena tidaklah mungkin segala sesuatu itu tercipta tanpa ada yang menciptakannya dan pada dirimu sendiri Aku amanahkan sebagai kholifah untuk mewakili Aku dari salah satu AsmaKu yang dengannya Aku dapaf memperlihatkan nyatanya Aku, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Nyata (75. Ad Dzohir) Dan Aku juga adalah Dzat yang Maha Tersembunyi (76.AI Bathin) bagi orang-orang yang tidak bersungguh-sungguh dalam mencari Aku. Maka untuk itu bersungguh-sungguhlah dalam memperhatikan segala yang Aku ciptakan dan merasakan apa yang telah Aku perbuat kepadamu. Untuk mempermudah engkau melakukan ketaatan kepada Ku maka telah Aku perintahkan semua makhluk-makhluk kecuali jin dan manusia untuk tunduk kepadamu dan untuk melayani segala apa yang engkau butuhkan karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memerintah (77.Al Waaliy). Maka dari itu tunduklah bersama mereka kepadaKu karena ketundukan mereka hanya untuk kebutuhan dirimu didunia sedangkan diakhirat kelak mereka akan menjadi saksi tentang apa yang engkau lakukan, oleh karena itu jadilah kamu orang-orang yang tunduk hanya kepadaKu sehingga akan Aku perintahkan semua makhluk untuk tunduk atas perintahmu dan tidak satupun yang dapat memudhoratkanmu dan mereka akan membantu kamu untuk beribadah kepadaKu. Apabila semua itu telah Aku berikan kepadamu janganlah engkau berlaku sombong terhadap apa yang telah engkau terima dari Ku
karena segala sesuatu itu tidak akan terjadi kalau bukan atas kehendakKu karena hanya Aku lah yang berhak dipuji karena Aku adalah Dzat Yang Maha Tinggi (78.AI Muta'aly) Apabila didalam engkau menjalani kehidupan didunia terasa olehmu suatu kekurangan sehingga menghambat dirimu untuk lebih banyak lagi beribadah kepadaKu maka bermohonlah kepada Ku pasti akan Aku berikan, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Dermawan (79.Al Barru) dan janganlah engkau minta kepada selain Aku, karena semua makhluk makhlukKu juga bermohon kepadaKu. Apabila pemberian-pemberianKu banyak engkau salah gunakan tidak untuk menambah ibadah kepadaKu, maka janganlah engkau berputus asa atas pengampunanKu kepadamu karena Aku telah menyiapkan pada diriKu untuk menerima taubat setiap hamba-hambaKu yang memohon ampun kepadaKu dengan jalan Aku masukkan rasa penyesalan kedalam hatimu setelah engkau melakukan dosa ataupun kesalahan karena Aku adalah Dzat Yang Maha menerima Taubat (80.At Tawwab). Maka apabila perasaan itu telah datang kepadamu janganlah engkau tunda dalam memohon ampun kepadaKu, akan tetapi apabila engkau abaikan perasaan menyesal yang Aku berikan kepadamu sehingga engkau tidak mau bertaubat, maka ingatlah akan ancaman-ancamanKu dengan siksa diakhirat karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mengancam (81. Al Muntaqim) Aku lakukan semua itu dengan harapan engkau menjadi sadar dan insyaf untuk segera bertaubat atas segala dosa yang telah engkau lakukan. Telah Aku ketahui sesungguhnya terasa berat bagimu untuk melakukan ibadah-ibadah kepadaKu, sehingga sering kali engkau lalai terhadap ibadah yang telah Aku syare'atkan kepadamu, akan tetapi janganlah engkau berputus asa atas rahmat Ku, mohonlah ma’af kepada Ku atas semua kesalahan-kesalahan yang telah engkau lakukan niscaya akan Aku ma'afkan kesalahan-kesalahanmu, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Pema'af (82-Al Afuwwu). Akan tetapi apabila engkau melakukan ibadah-ibadah yang telah Aku syare'atkan kepadamu maka akan Aku berikan rahmat Ku berupa ketenangan yang ada dalam jiwamu karena Aku adalah Dzat Yang Maha Pemberi Rahmat (83. Ar Ro'uf) nehingga didalam engkau menghadapi hidup ini telah Aku cabut rasa khawatir dan takut dalam hatimu dan Aku tanamkan rasa takut hanya kepadaKu, maka untuk itu perbanyaklah beribadah kepada Ku seperti yang telah Aku syare'atkan kepadamu dan telah Aku berikan contoh tauladan didalam diri RosuIKu. Apabila rahmat Ku telah sampai kedalam hatimu maka sesungguhnya telah Aku beri kerajaan didalam hatimu sehingga dengannya engkau dapat memimpin nafsumu agar supaya tetap dijalan yang lurus karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memiliki Kerajaan (84. Al Malikul Mulki). Aku berikan kepada siapa yang Aku kehendaki dan Aku cabut kepada siapa yang Aku kehendaki. Apabila seseorang telah dapat menundukkan nafsunya, maka dia telah dapat memimpin dirinya dan memimpin orang lain sehingga kehidupannya seperti seorang raja yang selalu akan diikuti, sebaliknya apabila tercabut kerajaan didalam hatinya maka nafsunyalah yang akan menjadi raja sehingga dia tidak dapat memimpin dirinya apalagi memimpin orang lain. Untuk itu wahai hamba-hambaKu tanamkanlah didalam hatimu rasa tunduk dan patuh serta takut dan harap hanya kepada Allah pemilik kerajaan dilangit dan dibumi dan jadilah orang yang amanah didalam menjalankan kekuasaan yang telah diberikan Allah kepadamu. Dan apabila kekuasaan telah Aku berikan kepadamu jadilah engkau sebagai kholifah atau wakil dari diriKu untuk memberikan segala kebutuhan-kebutuhan hamba-hambaKu dan menjaganya dari hal-hal yang membahayakan bagi makhluk-makhlukKu. Akan tetapi janganlah engkau merasa besar dan mulia diantara makhluk-makhlukKu karena pemberianmu dan penjagaanmu itu Aku lah yang memberinya, oleh sebab itu hanya Akulah yang pantas dipuji karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan (85.Dzul Jalali  Wal ikrom). Berlaku adillah kamu kepada setiap makhluk-makhlukKu dan janganlah memandang kepada mereka kaya atau miskin, orang pintar atau orang bodoh, kaum kerabat atau orang lain, orang yang engkau sayangi atau orang yang engkau benci. Putuskanlah diantara mereka semua perkara-perkara berdasarkan kebenaran Tuhanmu dan bermohonlah kepada Ku tentang keadilan diantara kamu.
karena Aku adalah Dzat Yang Maha Adil (86.Al Muqsith), dan Aku tidak akan memihak kepada siapapun walaupun terhadap hamba-hambaKu yang Aku kasihi, dan Aku putuskan semua perkara berdasarkan keadilan Ku.

Wahai hamba-hambaKu, Aku adalah Dzat Yang Maha Menghimpun (87.AI Jami). Akan Aku himpun setiap golongan- golongan di Akhirat kelak sama dengan yang telah dipilihnya didalam dia menjalani kehidupan di dunia maka untuk itu janganlah kamu menghimpunkan dirimu kepada golongan orang- orang yang kufur terhadap nikmat-nikmatKu akan tetapi pilihlah teman-temanmu dari golongan orang-orang yang memilih ke jalan Allah dan RasulNya. Janganlah kecenderungan hatimu kepada dunia membuat dirimu ingin menghimpunkan diri kepada golongan orang-orang yang Aku beri sedikit kenikmatan dunia akan tetapi sesungguhnya kehidupan akhirat disisiKu adalah lebih baik bagi dirimu daripada apa yang dapat engkau kumpulkan di dunia. Aku tidak butuh kepadamu karena Aku adalah Dzat Yang Maha Kaya (88.AI Ghoniy) oleh sebab itu janganlah kamu merasa memiliki apapun didunia ini termasuk dirimu sendiri karena semua itu adalah milikKu yang Aku amanahkan kepadamu dan hendaklah engkau merasa malu dan takut apabila apa yang Aku berikan tersebut engkau pergunakan untuk mendurhakai Aku. Wahai hamba-hambaKu, karena Aku adalah Dzat yang maha kaya dan tidak membutuhkan sesuatu apapun dari makhluk makhlukKu, sebaliknya makhluk-makhlukKu lah yang membutuhkan Aku, oleh sebab itu apabila engkau membutuhkan sesuatu dariKu maka bermohonlah kepada Ku niscaya akan Aku beri karena Aku adalah Daat Yang Maha Memberi Kekayaan (89. Al Mughniy) oleh sebab itu janganlah engkau bermohon kepada selain Aku karena selain Aku adalah fakir yang masih membutuhkan sesuatu kepada Ku, akan tetapi sebahagian dari apa yang engkau mohonkan tidak semuanya Aku kabulkan karena tidak semua yang engkau inginkan adalah baik bagimu, hal itu Aku lakukan karena kasih sayangKu kepadamu sehingga akan Aku cegah segala sesuatu yang akan memudhoratkanmu karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mencegah (90. Al Mani’) oleh karena itu janganlah engkau langgar segala yang Aku larang karena pencegahanKu terhadap sebahagian daripada apa yang engkau inginkan adalah sebagai penyelamat bagimu dan janganlah kamu merasa kecewa kepadaKu karena engkau melanggar apa yang Aku larang sehingga engkau terkena mudhorat, Akan tetapi ingatlah kepadaKu bahwasanya Aku adalah Dzat Yang Maha Memberi Mudhorat (91. Adh Dhor) kepada hamba-hamba Ku yang melanggar larangan-larangan Ku, hal itu Aku lakukan agar kiranya engkau dapat kembali kejalan yang lurus. Maka untuk itu bermohonlah kepadaKu agar Aku melepaskan kemudhoratan yang menimpa dirimu karena tidak satupun yang dapat melepaskan kemudhoratan yang menimpa dirimu kecuali Aku lepaskan dan tidak ada yang dapat menolongmu walaupun semua makhluk yang ada dilangit dan dibumi bersekutu untuk dapat melepaskanmu. Wahai hamba-hambaKu, Aku adalah Dzat Yang Maha Memberi Manfaat (92. An Nafi) maka bermohonlah kepadaKu karena hanya Akulah yang dapat memberikan manfaat kepada dirimu walaupun semua makhluk yang ada dilangit dan dibumi bersekutu untuk memudhoratkanmu, mereka tidak akan pernah mampu untuk melaksanakannya. Maka untuk itu yakinlah hanya kepadaKu, karena hanya Aku yang dapat memberikan manfaat dan mudhorat dan tidak perlu engkau khawatir ataupun takut terhadap segala sesuatu selain Aku dan apabila keyakinan tersebut telah tumbuh didalam hatimu maka akan Aku sinari hatimu dengan cahaya keimanan karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memberi Cahaya (93.An Nuur) oleh sebab itu janganlah engkau kotori hatimu yang menyebabkan hatimu tertutup dari cahaya keimanan yang Aku berikan sehingga tidak dapat menembus kedalam qolbumu yang menyebabkan petunjuk-petunjuk yang Aku berikan setelah Aku memberimu cahaya keimanan kedalam qolbumu sulit sekali engkau terima, oleh sebab itu hindarkanlah semua yang dapat mengotori qolbumu dan lakukanlah segala sesuatu yang dapat membersihkannya sehingga petunjuk-petunjuk yang Aku berikan akan dapat menyelamatkanmu dalam kehidupan didunia dan engkau akan meraih kebahagiaan diakhirat kelak dan telah Aku turunkan petunjuk-petunjukKu berupa Alkitab yang Aku jaga kemurniannya yaitu Al-Qur'an dan Aku iringi dengan RosulKu sebagai pemberi peringatan dan berita gembira karena Aku adalah Dzat Yang Maha Memberi Petunjuk (94.Al Hadi) oleh karena itu laksanakanlah apa yang telah Aku perintahkan dan jauhilah apa yang Aku larang. Dan ingatlah wahai hamba-hambaKu, sesungguhnya Aku lah yang pertama tama menciptakan langit dan bumi beserta isinya karena Aku adalah Dzat Yang Maha Pertama Menciptakan (95.AI Badi’) dan Aku jadikan semua yang Aku ciptakan bersifat sementara (fana), oleh sebab itu janganlah engkau bergantung kepada sesuatu yang bersifat sementara karena segala sesuatunya pasti akan musnah kecuali Aku, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Kekal (96.AI Baqi) yang tidak akan mengalami kerusakan ataupun kematian, dan janganlah engkau bergantung kepada sesuatu yang tidak kekal yang pada akhirnya engkau akan kecewa. Dan akan Aku wariskan bumi ini kepada hamba-hambaKu yang beriman, peliharalah dengan baik dan janganlah kamu membuat kerusakan dimuka bumi karena hal itu dapat menyebabkan kerugian bagi dirimu sendiri. Dan juga akan Aku wariskan surgaKu kepada hamba-hambaKu yang beriman dan beramal soleh, maka dari itu wahai Hamba-hambaKu peliharalah keimananmu dan bertaqwalah kepada Ku niscaya akan Ku wariskan keduanya bagimu karena Aku adalah Dzat Yang Maha Mewarisi (97.Al Warits). Dan didalam kehidupanmu wahai hamba hambaKu, tidak ada yang bersifat kebetulan karena segala sesuatu yang terjadi pada dirimu telah Aku tuliskan pada kitab induk (Lauhul Mahfuz), oleh karena itu janganlah engkau kecewa dari apa yang luput darimu dan janganlah engkau terlalu gembira dengan apa yang dapat kamu raih karena segala sesuatunya itu yang terjadi atas dirimu merupakan suatu kejadian yang paling tepat bagi dirimu, maka bersabarlah kamu atas apa yang mengecewakanmu dari bersyukurlah atas segala apa yang menggembirakanmu karena sesuatunya itu adalah ketentuanKu, karena Aku adalah Dzat Yang Maha Tepat Tindakannya (98.Ar Rosyid). Wahai hamba- hamba Ku yang melampaui batas yang telah begitu banyak melakukan dosa-dosa dan kesalahan, yang telah banyak melakukan kemaksiatan-kemaksiatan, yang telah begitu banyak melakukan kemusyrikan-kemusyrikan, yang amat sedikit sekali bersabar atas musibah-musibah yang Aku berikan, yang amat sedikit sekali bersyukur atas nikmat-nikmat yang Aku limpahkan dan amat sedikit sekali bertawakal atas apa yang Aku tetapkan bagimu, akan tetapi Aku tetap bersabar menunggu engkau kembali kepadaKu karena Aku adalah Dzat Yang Maha Sabar (99.As Shobur) untuk Aku ampuni segala dosa-dosa dan kesalahan- kesalahanmu. Dan akan Aku wariskan surga Ku dan Aku tidak perlu menyiksamu dinerakaKu, oleh sebab itu wahai hamba-hamba Ku pergunakanlah kesempatan yang Aku berikan kepadamu sebelum ajal menjemputmu yang pada saat itu tidaklah berguna lagi keimanan seseorang dan tidak ada lagi ampunan dari dosa-dosa dan tidak ada lagi pemaafan dari kesalahan kesalahan. Bersegeralah kamu menuju keampunan Tuhanmu dan menuju surga yang penuh kenikmatan.