Monday, November 25, 2013

Maqolah 8


Dari A’Masy, nama lengkapnya adalah Abu Sulaiman bin Mahran AL-Kuufy RA. (Barang siapa yang bermodalkan taqwa, maka kelulah lidah untuk menyebutkan sifat keberuntungannya dan barang siapa yang bermodalkan dunia, maka kelulah lidah untuk menyebut sebagai kerugian dalam hal agamanya). Artinya barang siapa yang bermodalkan taqwa dengan melaksanakan perintahNya dan menjauhi laranganNya dimana dasar dari amal perbuatannya adalah selalu bersesuaian dengan syari’at, maka baginya pasti mendapatkan kebaikan yang sangat besar tanpa dapat dihitung dalam hal kebaikan yang diperolehnya.
Dan kebalikannya barang siapa yang perbuatannya selalu berseberangan dengan hukum syari’at, maka baginya kerugian yang sangat besar bahkan lidahpun sampai tidak dapat menyebutkannya.

Nashoihul Ibad - Al Alim Alamah Syaikhina Nawawi Al Bantany.

Sunday, November 24, 2013

Maqolah 7


Dari Yahya bin Muadz RA.
“Tidak akan durhaka kepada Allah orang-orang yang mulia” yaitu orang yang baik tingkah lakunya Yaitu mereka yang memuliakan dirinya dengan menghiasinya dengan taqwa dan menjaga diri dari ma’siyat. (Dan tidak akan memilih dunia dari pada akhirat orang-orang yang bijaksana) Artinya orang bijak / hakiim tidak akan mendahulukan atau mengutamakan urusan dunia dari pada urusan akhirat. Adapun orang hakiim adalah orang yang mencegah dirinya dari pada bertentangan dengan kebenaran akal sehatnya.


Nashoihul Ibad - Al Alim Alamah Syaikhina Nawawi Al Bantany.

Saturday, November 23, 2013

Maqolah 6


Dari ‘Aly RA wa Karramallaahu Wajhah. (Barang siapa yang mencari ilmu maka surgalah sesungguhnya yang ia cari. Dan barang siapa yang mencari maksiyat maka sesungguhnya nerakalah yang ia cari)

Artinya barang siapa yang menyibukkan diri denagn mencari ilmu yang bermanfaat, yang mana tidak boleh tidak bagi orang yang aqil baligh untuk mengetahuinya maka pada hakekatnya ia mencari surga dan mencari ridho Allah SWT. Dan barang siapa yang menginginkan ma’siyat, maka pada hakekatnya nerakalah yang ia cari, dan kemarahan Allah Ta’ala.


Nashoihul Ibad - Al Alim Alamah Syaikhina Nawawi Al Bantany.

Friday, November 22, 2013

Maqolah 5


Dari ‘Utsman RA. (menyusahi dunia akan menggelapkan hati. Dan menyusahi akhirat akan menerangkan hati). Artinya, menyusahi urusan yang berhubungan dengan urusan dunia maka akan menjadikan hati menjadi gelap. Dan menyusahi perkara yang berhubungan dengan urusan akhirat akan menjadikan hati menjadi terang. Yaa Allah jangan jadikan dunia sebesar-besar perkara yang kami susahi, dan bukan pula puncak ilmu kami.


Nashoihul Ibad - Al Alim Alamah Syaikhina Nawawi Al Bantany.

Thursday, November 21, 2013

Maqolah 4


Dari ‘Umar RA, -dinukilkan dari Syaikh Abdul Mu’thy As-sulamy, sesungguhnya Nabi SAW bertanya kepada Jibril AS, ‘Beritahukan kepadaku sifat kebaikan sahabat ‘Umar’. Maka Jibril menjawab, ‘Jika saja lautan dijadikan tinta dan tumbuh-tumbuhan dijadikan pena niscaya tidak akan cukup melukiskan sifat kebaikannya.
Kemudian Nabi bersabda, beritahukan kepadaku kebaikan sifat Abu Bakar,”. Maka Jibril menjawab, ”’Umar hanyalah satu kebaikan dari beberapa kebaikan Abu Bakar RA.

‘Umar RA berkata, (kemuliaan dunia dengan banyaknya harta. Dan kemuliaan akhirat adalah dengan bagusnya amal).
Maksudnya, urusan dunia tidak akan lancar dan sukses kecuali dengan dukungan harta benda. Demikian pula perkara akhirat tidak akan menjadi sempuran kecuali dengan amal perbuatan yang baik.

Nashoihul Ibad - Al Alim Alamah Syaikhina Nawawi Al Bantany

Wednesday, November 20, 2013

Maqolah 3



Dari Abi Bakar As-Shiddiq RA (Barang siapa yang memasuki kubur tanpa membawa bekal yaitu berupa amal shalih maka keadaannya seperti orang yang menyeberangi lautan tanpa menggunakan perahu). Maka sudahlah pasti ia akan tenggelam dengan se tenggelam-tenggelamnya dan tidak mungkin akan selamat kecuali mendapatkan pertolongan oleh orang-orang yang dapat menolongnya.. sebagaimana sabda Rasulullah SAW, tidaklah seorang mayat yang meninggal itu, melainkan seperti orang yang tenggelam yang meminta pertolongan.

Tuesday, November 19, 2013

Maqolah 2


Nabi SAW bersabda, (wajib bagi kamu semua untuk duduk bersama para ‘Ulama) artinya yang mengamalkan ilmunya, (dan mendengarkan kalam para ahli hikmah) artinya orang yang mengenal Tuhan.

(Karena sesungguhnya Allah Ta’ala akan menghidupkan hati yang mati dengan cahaya hikmah-ilmu yang bermanfaat - sebagaimana Allah menghidupkan bumi yang mati dengan air hujan). Dan dalam riwayat lain dari Thabrani dari Abu Hanifah “Duduklah kamu dengan orang dewasa, dan bertanyalah kamu kepada para ‘Ulama dan berkumpulah kamu dengan para ahli hikmah” dan dalam sebuah riwayat, “duduklah kamu dengan para ulama, dan bergaulah dengan kubaro’ ”. 

Sesungguhnya Ulama itu ada dua macam :
1. orang yang alim tentang hukum-hukum Allah, mereka itulah yang memiliki fatwa, dan 2. ulama yang ma’rifat akan Allah, mereka itulah para hukama’ yang dengan bergaul dengan mereka akan dapat memperbaiki akhlak, karena sesungguhnya hati mereka telah bersinar sebab ma’rifat kepada Allah demikian juga sirr / rahasia mereka telah bersinar disebabkan nur keagungan Allah. 

Telah bersabda Nabi SAW, akan hadir suatu masa atas umatku, mereka menjauh dari para ulama dan fuqaha, maka Allah akan memberikan cobaan kepada mereka dengan tiga cobaan :
1. Allah akan menghilangkan berkah dari rizkinya. 
2. Allah akan mengirim kepada mereka penguasa yang zalim 
3. Mereka akan keluar meninggalkan dunia tanpa membawa iman kepada Allah Ta’ala Na’udzubillahi min dzaalik.

Maqolah 1


Diriwayatkan dari Nabi SAW, sesungguhnya Beliau bersabda (Ada dua perkara, tidak ada sesuatu yang lebih utama dari dua perkara tersebut, yaitu iman kepada Allah dan berbuat kebajikan kepada sesama muslim). Baik dengan ucapan atau kekuasaannya atau dengan hartanya atau dengan badannya.

Rasuulullah SAWW bersabda, (barang siapa yang pada waktu pagi hari tidak mempunyai niat untuk menganiaya terhadap seseorang maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa pada waktu pagi hari memiliki niat memberikan pertolongan kepada orang yang dianiaya atau memenuhi hajat orang islam, maka baginya mendapat pahala seperti pahala hajji yang mabrur).

Dan Nabi SAW bersabda (Hamba yang paling dicintai Allah Ta’ala adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Dan amal yang paling utama adalah membahagiakan hati orang mukmin dengan menghilangkan laparnya, atau menghilangkan kesusahannya, atau membayarkan hutangnya. Dan ada dua perkara, tidak ada sesuatu yang lebih buruk dari dua tersebut yaitu syirik kepada Allah dan mendatangkan bahaya kepada kaum muslimin).

Baik membahayakan atas badannya, atau hartanya. Karena sesungguhnya semua perintah Allah kembali kepada dua masalah tersebut. Mengagungkan Allah dan berbuat baik kepada makhluknya, sebagaimana firman Allah Ta’ala Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan firman Allah Ta’ala Hendaklah kamu bersyukur kepadaKu dan kepada kedua orang tuamu.

Thursday, November 7, 2013

There You'll Be


When I think back
On these times
And the dreams
We left behind
I'll be glad 'cause
I was blessed to get
To have you in my life
When I look back
On these days
I'll look and see your face
You were right there for me

[Chorus:]
In my dreams
I'll always see you soar
Above the sky
In my heart
There will always be a place
For you for all my life
I'll keep a part
Of you with me
And everywhere I am
There you'll be
And everywhere I am
There you'll be

Well you showed me
How it feels
To feel the sky
Within my reach
And I always
Will remember all
The strength you
Gave to me
Your love made me
Make it through
Oh, I owe so much to you
You were right there for me

[Repeat chorus]

'Cause I always saw in you
My light, my strength
And I want to thank you
Now for all the ways
You were right there for me
You were right there for me
For always

[Chorus:]
In my dreams
I'll always see you soar
Above the sky
In my heart
There will always be a place
For you for all my life
I'll keep a part
Of you with me
And everywhere I am
There you'll be
And everywhere I am
There you'll be
There you'll be

Wednesday, November 6, 2013

It's Not Godbye




And what if I never kiss your lips again
Or feel the touch of your sweet embrace
How would I ever go on
Without you there´s no place to belong

Well, someday love is gonna lead you back to me
But ´till it does I´ll have an empty heart
So I´ll just have to believe
Somewhere out there you´re thinking of me

Until the day I let you go
Until we say our next hello
It´s not good-bye
´Til I see you again
I´ll be right here rememberin´ when
And if time is on our side
There´ll be no tears to cry
On down the road
There is one thing I can´t deny
It´s not good-bye

You´d think I´d be strong enough to make it through
And rise above when the rain falls down
But it´s so hard to be strong
When you´ve been missin´ somebody so long

It´s just a matter of time I´m sure
But time takes time and I can´t hold on
So won´t you try as hard as you can
To put my broken heart together again

Until the day I let you go
Until we say our next hello
It´s not good-bye
´Til I see you again
I´ll be right here rememberin´ when
And if time is on our side
There´ll be no tears to cry
On down the road
There is one thing I can´t deny
It´s not good-bye

I Cry ღ Shayne Ward



You said goodbye 
I fell apart 
I fell from all we had 
To I never knew 
I needed you so bad 

You need to let things go 
I know, you told me so 
I've been through hell 
To break the spell 

Why did I ever let you slip away 
Can't stand another day without you 
Without the feeling 
I once knew 

I cry silently 
I cry inside of me 
I cry hopelessly 
Cause I know I'll never breathe your love again 
I cry 
Cause you're not here with me 
I cry 
Cause I'm lonely as can be 
I cry hopelessly 
Cause I know I'll never breathe your love again 

If you could see me now 
You would know just how 
How hard I try 
Not to wonder why 

I wish I could believe in something new 
Oh please somebody tell me it's not true (oh girl) 
I'll never be over you 

Why did I ever let you slip away 
Can't stand another day without you 
Without the feeling 
I once knew 

I cry silently 
I cry inside of me 
I cry hopelessly 
Cause I know I'll never breathe your love again 
I cry 
Cause you're not here with me 
I cry 
Cause I'm lonely as can be 
I cry hopelessly 
Cause I know I'll never breathe your love again 

If I could have you back tomorrow 
If I could lose the pain and sorrow 
I would do just anything 
To make you see 
You still love me 

I cry silently 
I cry inside of me 
I cry hopelessly 
Cause I know I'll never breathe your love again 
I cry 
Cause you're not here with me 
I cry 
Cause I'm lonely as can be 
I cry hopelessly 
Cause I know I'll never breathe your love again

No Promises



Hey baby, when we are together doing things that we love.
Every time you're near I feel like I’m in heaven feeling high
I don’t want to let go, girl.
I just need you to know, girl.

I don’t wanna run away, baby, you’re the one I need tonight.
No promises.
Baby, now I need to hold you tight, I just wanna die in your arms here tonight

Hey baby, when we are together doing things that we love.
Every time you're near I feel like I’m in heaven feeling high
I don’t want to let go, girl.
I just need you to know, girl.

I don’t wanna run away, baby, you’re the one I need tonight.
No promises.
Baby, now I need to hold you tight, I just wanna die in your arms.

I don’t want to run away, I want to stay forever, through time and time.
No promises

I don’t wanna run away, I don’t wanna be alone.
No promises.
Baby, now I need to hold you tight, now and forever, my love.
No promises

I don’t wanna run away, baby, you’re the one I need tonight,
No promises.
Baby, now I need to hold you tight, I just wanna die in your arms here tonight.

I don’t wanna run away, baby, you’re the one I need tonight.
No promises.
Baby, now I need to hold you tight, I just wanna die in your arms here tonight.

Tuesday, November 5, 2013

Engkau Akan Bersama dengan Orang yang Kaucintai

La yu'minu ahadukum hatta akuna ahabba ilaiyya min nafsihi
"Tidak beriman seseorang di antara kalian sehingga aku lebih ia cintai ketimbang dirinya sendiri ...."
—Hadis Nabi

Suatu ketika, Nabi Isa a.s. berdakwah di sebuah kota kecil. Orang-orang meminta beliau untuk menunjukkan mukjizatnya. "Mukjizat apa yang kalian inginkan?" tanya Nabi.
Mereka menjawab, "Hidupkan orang yang sudah mati."
Mereka pun pergi ke makam kota dan berhenti di depan sebuah kuburan. Sang Nabi pun berdoa kepada Tuhan agar orang yang sudah mati itu dihidupkan kembali. Orang mati tersebut bangkit dari kuburnya, melihat-lihat sekelilingnya, dan berteriak, "Keledaiku, mana keledaiku?"
Semua yang hadir menjadi heran. Lalu Nabi Isa menjelaskan, dahulu dia adalah orang miskin. Kekayaan yang sangat dia hargai pada waktu itu adalah keledainya. Semasa hidupnya dia disibukkan dengan keledai itu. Nabi Isa berpesan, "Apa pun yang paling kau perhatikan akan menentukan apa yang akan terjadi padamu saat kebangkitan. Di akhirat, kalian akan bersama dengan apa dan siapa pun yang kalian cintai."1
Sobat pembaca, apa kira-kira yang bakal kita teriakkan kelak kala kita dibangkitkan dari kubur? Kita bisa menebaknya sekarang. Mungkin uang, mobil, atau rumah baru. Boleh jadi, penyanyi idola kita. Bisa juga partai atau kursi kekuasaan. Ya, apa pun yang mendominasi hari-hari kita, itulah yang bakal kita damba kelak, baik kita sadari atau tidak. Dalam wacana psikologi mutakhir, begitulah hukum tarik-menarik (law of attraction) terjadi. Segala sesuatu yang kita pikirkan dengan segenap perhatian, energi, dan konsentrasi, baik hal positif maupun negatif, akan datang ke dalam kehidupan kita.2 Dan, menurut hukum ini pula, sesuatu akan menarik pada dirinya segala hal yang satu sifat dengannya.' Kemiripan menarik kemiripan. Orang baik akan berkumpul dengan orang baik. Orang jahat akan bersatu dengan sesama orang jahat.
Namun, coba jernihkan pikiran kita sejenak. Biarkan hati kita tetirah sesaat dari hiruk pikuk kesibukan kita. Maka, jauh di relung kesadaran kita akan tebersit secercah harapan: kelak kita ingin digabungkan dengan kafilah Rasulullah. Meminjam bahasa firman Tuhan, kita ingin ... bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah: para nabi, shiddtqin, syuhada, dan orang-orang saleh. Dan merekalah sebaik-baiknya teman, (QS Al-Nisa [4]: 69).
Seorang laki-laki Arab dusun, datang menemui Nabi Saw. dan bertanya, "Kapan kiamat itu?" Mendapatkan pertanyaan itu, Rasulullah balik bertanya, "Apa yang telah engkau persiapkan untuk itu?" Dia menjawab, "Demi Allah, saya tidak mempersiapkan amal yang banyak, baik berupa shalat atau puasa. Hanya saja saya mencintai Allah dan Rasulnya." Nabi Saw. bersabda,
"Engkau akan bersama orang yang kaucintai." Kata Anas bin Malik, "Aku belum pernah melihat kaum Muslim berbahagia setelah masuk Islam karena sesuatu seperti bahagianya mereka ketika mendengar sabda Nabi itu," (HR Al-Bukhari).4
"Para psikolog saat ini membuktikan, bahwa karakter manusia dapat diubah secara menyeluruh dengan pengulangan kata-kata tertentu. Ternyata hasil yang dicapai melalui kata-kata itu mengagumkan."
—Inayat Khan

Sebagaimana orang Arab dusun itu, sungguh kita belum mempersiapkan bekal buat Hari Kiamat nanti. Kecuali kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya. Kita ingin Allah menghimpun kita bersama orang-orang yang kita cintai. Namun, apa bukti bahwa kita mencintai Rasulullah?