Saturday, July 6, 2013

Munajatnya Orang orang yang Takut kepada Allah

Ya Ilahi, apakah setelah beriman kepada-Mu Engkau menyiksaku atau setelah mencintai-Mu Engkau menjauh dariku,
atau bersama harapanku pada rahmat dan kemurahan-Mu, Engkau menghalangiku atau bersama dengan permohonanku atas ampunan-Mu Engkau meninggalkanku,
tidak mungkin wajah-Mu yang mulia menyia nyiakanku,
duhai apakah ibuku melahirkanku demi penderitaan atau apakah dia rela menderita tuk mengurusku,
duhai andaikan ia tidak melahirkan daku dan tidak mengurusku,
dan andaikan aku dapat yakinbahwa Engkau telah menggolongkanku termasuk orang orang yang bahagia,
yang Kau istimewakan dengan kedekatan mendampingi-Mu maka itu dapat menyejukkan mataku,
dan menentramkan diriku.

Ya Ilahi, apakah Engkau akan menghitamkan wajah wajah yang sujud dihadapan keagungan-Mu,
menampar lidah yang kelu mengucapkan pujian atas keagungan dan kebesaran-Mu
Mengunci hati yang memendam cinta kepada-Mu,
membuat tuli telinga yang senang dalam mendengar dzikir kepada-Mu sesuai dengan kehendak-Mu,
Atau membelenggu tangan yang menegadah tuk mengharap kemurahan-Mu,
menghukum tubuh yang melakukan ketaatan kepada-Mu sehingga menjadi lemah dalam berjuang untuk-Mu,
menyiksa kaki yang berlari tuk beribadah kepada-Mu.

Ya Ilahi, jangan tutup pintu rahmatmu bagi orang orang yang mengakui keesaan-Mu, jangan halangi orang orang yang sangat merindukan-Mu tuk menyaksikan keindahan melihat-Mu
Ya Ilahi, bagaimana mungkin Engkau merendahkan jiwa yang telah Engkau agungkan karena pengakuannya terhadap keesaan-Mu dengan meninggalkannya, bagaimana Engkau membakar hati yang telah terikat cinta kepada-Mu dengan panasnya api neraka-Mu
Ya Ilahi, selamatkan aku dari pedihnya siksa-Mu dan besarnya murka-Mu, wahai Yang Mencintai, Pemberi Anugerah, Pengasih, Penyayang, Pemaksa, Penakluk.

Wahai Maha Pengampun, dan Penutup, dengan rahmat-Mu selamatkan aku dari api neraka dan aib yang nyata ketika yang baik telah terpisah dari yang buruk,
Ketika bentuk telah berubah, kekacauan menjadi begitu mengerikan,
orang orang yang beramal baik didekatkan,
orang orang yang beramal buruk dijauhkan,
Dan tiap tiap diri disempurnakan balasan apa yang diusahakannya, sedang mereka tidak dianiaya.



Ash-Shahifah As-Sajjadiyyah – Imam Ali Zainal Abidin as