Thursday, July 4, 2013

Munajatnya Orang orang yang Bertaubat

Bismillahir-rahmanir-rahimi
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Ya Ilahi, kesalahan telah menutupku dengan pakaian kehinaan,
jauh dari-Mu telah membungkusku dengan pakaian penderitaan.

Besarnya kejahatanku telah membuat hatiku mati,
Hidupkanlah ia dengan taubat yang Kau terima,
Wahai harapan dan tujuanku.

Wahai harapan dan idamanku,
Demi keluhuran-Mu tidak ada yang bisa mengampuni dosa dosaku selain-Mu,
Tidak ada yang bisa melepaskan penderitaanku kecuali Engkau.

Aku telah menundukan diriku di hadapan-Mu dengan bertobat kepada-Mu,
Aku telah merendahkan diriku di hadapan-Mu,
Jika Engkau mengusirku dari pintu-Mu maka siapakah yang dapat menentramkan ?
Jika Engkau menolakku dari sisi-Mu,
Kepada siapa aku memohon perlindungan ?

Alangkah hinanya kesalahan dan aibku,
Alangkah rendahnya, buruknya amal perbuatanku

Wahai Yang Mengampuni dosa besar,
Wahai yang menegakkan tulang tulang yang hancur,
Aku mohon kepada-Mu tuk menghapus kesalahan-kesalahanku yang merusak,
Sembunyikan rahasia-rahasiaku yang memalukan.

Di tempat persaksian pada Hari Kebangkitan jangan kosongkan diriku dari segarnya ampunan dan maaf-Mu,
Tutupilah aku  dengan indahnya kesabaran dan penutup-Mu

Ya Ilahi, naungi dosa dosaku dengan kabut rahmat-Mu,
Kirimkan awan rahmat-Mu kepada kesalahanku

Ya Ilahi, tidakkah hamba yang melarikan diri kembali kecuali kepada tuannya,
Ataukah ada yang dapat melindunginya dari murka tuannya selain Dia ?

Ya Ilahi, jika menyesal itu adalah Tobat, (1)
demi keagungan-Mu aku adakan di antara oranng orang yang menyesal,
jika istighfar (meminta ampunan) dari kesalahan adalah peringanan,
maka aku termasuk orang orang yang beristighfar.

Kepada-Mu aku kembali sehingga Engkau ridha,
Ya Ilahi, dengan kekuasaan-Mu atas diriku, terimalah taubatku,
Dengan kemurahan-Mu kepadaku ampunilah aku,
Dengan pengetahuan-Mu tentangku kasihanilah aku.

Ya Ilahi, Engkau adalah Yang membukakan pintu ampunan-Mu tuk hamba hamba-Mu yang engkau namakan “taubat”,
kemudian  Engkau berfirman : “bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni murninya” (2) lantas apa alasan orang yang lalai untuk memasukinya setelah pintu itu dibuka ?

Ya ilahi, sekalipun dosa hamba-Mu itu menjelekkan,
Maka dari-Mu keindahan ampunan untuknya,
Ya Ilahi, aku bukanlah oranng pertama yang mendurhakai-Mu,
Kemudian engkau terima taubatnya,
Atau yang mencari kebaikan-Mu, kemudian Engkau melimpahkan kebaikan-Mu padanya.

Wahai yang menjawab orang yang tertekan,
Yang mengangkat bahaya,
Yang besar anugerah-Nya,
Yang mengetahui segala rahasia,
Yang indah dalam menutupi

Dengan kemurahan dan kemuliaan-Mu aku memohon syafaat kepada-Mu,
Dengan Zat dan kasih sayang-Mu,
Aku berwasilah pada-Mu

Kabulkan doaku, jangan sia siakan harapanku pada-Mu,
Terimalah tobatku,
Dengan anugerah dan rahmat-Mu tutuplah kesalahanku,
Wahai Yang Maha Pengasih.


Catatan :
(1)     Ini adalah kiasan dari sabda Nabi yang cukup terkenal : “Penyesalan adalah Tobat” (Ibnu Majah, Zuhd 30, Ahmad 376, 423, VI, 264)
(2)     QS at-Tahrim : 8



Ash-Shahifah As-Sajjadiyyah – Imam Ali Zainal Abidin as