Monday, June 24, 2013

Al-Baqarah : ayat 144

Alah Ta'ala berfirman:

"Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram." (QS. Al Baqarah : 144).

Imam Bukhari dalam shahihnya (2/48) berkata : "Abdullah bin Raja telah menceritakan kepada kami, ia berkata : "Israil telah menceritakan kepada kami dari Abi Ishaq dari al Baraa' bin Azib ia berkata: "Rasulullah menghadap ke Baitul Maqdis selama 16 bulan, sedangkan beliau menginginkan supaya menghadap ke Ka'bah, lalu
Allah 'Azza wa Jalla menurunkan :

"Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit". Maka beliau pun menghadap ke Ka'bah. Dan orang-orang yang bodoh dari manusia yaitu orang Yahudi mengatakan : "Apa gerangan yang menyebabkan mereka berpaling dari kiblat mereka yang dulu ?" Allah kemudian menurunkan:

Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakinya ke jalan yang lurus". (QS. Al Baqarah : 142).

Lalu seseorang shalat bersama Nabi kemudian setelah selesai shalat, ia keluar. Kebetulan ia melewati sekelompok kaum Anshar sedang dalam shalat Ashar menghadap Baitul Maqdis, maka ia berkata: "Dia bersaksi atas nama Allah bahwasanya ia telah shalat bersama Nabi menghadap Ka'bah, maka orang-orang pun berputar sehingga mereka menghadap ke arah Ka'bah".

Dan Muslim meriwayatkan (5/9), sedangkan ayat yang turun dalam riwayat Muslim adalah : "Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya".

Hadits tadi diriwayatkan oleh Tirmidzi (4/79) dan ia berkata : "Hasan shahih". Juga oleh Ibnu Majah nomor 1010 dan padanya sebab turunnya ayat "Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu". 

Demikian pula Imam Ahmad (4/247), Daruquthni (1/274), dan Ibnu Abi Hatim seperti dalam tafsir Ibnu Katsir. Adapun Ibnu Sa'ad dalam ath Thabaqat (4/2), pada keduanya ada tambahan : "Dan orang-orang yang bodoh dari manusia mengatakan: "Apa gerangan yang memalingkan mereka dari kiblatnya yang dulu Maka Allah menurunkan :

Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus".

Imam Muslim berkata (5/10) : Abu Bakar bin Abi Syaibah telah menceritakan kepada kami, Affan telah menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah dari Tsabit dari Anas telah menceritakan kepada kami: "Bahwasanya Rasulullah tengah shalat menghadap Baitul Maqdis lalu turun ayat:


"Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami. akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram."

Lalu seseorang dari bani Salimah lewat sedangkan mereka tengah ruku dalam sebuah shalat subuh. Mereka telah shalat satu raka'at. Ia lalu berseru: "Sesungguhnya kiblat telah berpindah, lalu mereka berputar ke arah sebagaimana kaum muslimin menghadap kiblat". Dan demikian Ibnu Sa'ad telah meriwayatkannya (2/1/4).

Dikutip dari Kitab Shahih Asbabun Nuzul – Syaik Muqbil bin Hadi al-Wadi’i