Tuesday, February 5, 2013

Penjelasan tentang Keadaan Dunia dan Dorongan untuk Tidak Meliriknya

Bila kamu melihat dunia di tangan para pemiliknya dengan segala perhiasan, kebatilan, tipuan, umpan, dan racun yang mematikan, disertai kelembutan sentuhan zhahir dan urgensi batinnya, serta cepatnya kehancurannya dan pembunuhannya terhadap orang yang menyentuhnya, maka posisikan dirimu seperti orang yang sedang menyaksikan seseorang pada saat buang air besar yang menampakkan aurat dan mengumbar bau busuk; pasti kamu akan menundukkan pandangan agar tidak melihat aurat orang itu serta menutup hidung supaya tidak mencium bau busuk yang menebar.

Begitulah seharusnya kamu bersikap terhadap dunia. Jika kamu melihatnya, maka tundukkanlah pandanganmu dari perhiasannya serta tutuplah hidungmu dari bau busuk syahwat dan kenikmatannya. Jika kamu melakukan itu, maka kamu akan selamat dari berbagai macam bahaya. Jatah duniamu akan datang sendiri kepadamu dan kamu pun bisa menikmatinya. Di dalam al-Qur'an disebutkan:

"Dan, janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan, karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal." (QS. Thaahaa [20}: 131).

Dikutip dari : Kitab Nasihat dan Wirid Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
------