Sunday, February 10, 2013

Ibn Sina dan Ibn Miskawaih

Ali ibn  Sina belumlah  genap berusia  20  tahun  ketika  mengenal sejumlah cabang  ilmu pengetahuan pada masanya. Ia berada di urutan teratas dalam penguasaan teologi, ilmu alam, matematika, dan ilmu-ilmu agama. Suatu saat, ia menghadiri kuliah Miskawaih, seorang sarjana masyhur pada zaman tersebut.

Dengan penuh keangkuhan, ia melemparkan sejenis kenari ke Ibn Miskawaih dan berkata, "Tentukanlah permukaannya."
Ibn Miskawaih pun  meletakkan  beberapa lembar kertas tentang akhlak dan pendidikan dari buku Taharah AI-A'raq ke hadapan  Ibn Sina dan berkata, "Pertama-tama, perbaikilah tingkah laku dan  tindakanmu  hingga   aku  menentukan permukaan  kenari ini. Lebih penting  bagimu untuk mengubah akhlak ketimbang niengetahui permukaan kenari itu."

Mendengar  'sentilan'  ini, Ibn Sina merasa malu. Ucapan tersebut memberi manfaat besar sepanjang hidupnya.