Saturday, February 9, 2013

Al-Baqarah : ayat 89

Allah Ta’ala berfirman :

"Dan setelah datang kepada mereka Al Qur'an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, lalu mereka ingkar kepadanya. Maka laknat Allahlah atas orang-orang yang ingkar itu". (QS. Al Baqarah : 89).

Ibnu Ishaq berkata : "Dan Ashim bin Umar bin Qatadah telah menceritakan kepadaku dari orang-orang di kaumnya, mereka mengatakan : "Sesungguhnya di antara penyebab yang mendorong kami masuk Islam di samping adanya rahmat dari Allah Ta'ala serta hidayah-Nya bagi kami, adalah pada saat kami mendengar dari orang-orang Yahudi, sedangkan kami waktu itu masih musyrik sebagai penyembah berhala. Adapun mereka Ahli Kitab memiliki pengetahuan yang tidak kami punya. Dan di antara kami dan mereka saat itu masih ada permusuhan. Apabila kami mendapatkan sesuatu yang mereka benci, mereka mengatakan : "Sesungguhnya sekarang telah dekat waktunya seorang Nabi yang akan diutus. Kami bersamanya akan memerangi kalian seperti memerangi kaum Aad dan Iram".Begitu seringnya kami mendengar hal itu dari mereka. Lalu ketika Allah Ta'ala mengutus Rasulnya kami memenuhi panggilannya saat beliau menyeru kami kepada Allah, dan kami telah mengetahui apa yang sering mereka ancamkan kepada kami. Karena itu kami mendahului mereka mendekatinya, kami lalu mengimaninya sedangkan mereka mengingkarinya. Maka ditujukkan kepada kami dan merekalah, ayat- ayat dari surat al Baqarah ini diturunkan:

"Dan setelah datang kepada mereka Al Qur'an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Aliahlah atas orang-orang yang ingkar itu". (QS. Al Baqarah : 89).

Selesai (Dari "Sirah Ibnu Hisyam" (1/213). Haditsnya hasan karena Ibnu Ishaq apabila ia mensharihkan (menyebut secara jelas) periwayatan, maka haditsnya hasan sebagaimana disebutkan oleh al Hafizh adz Dzahabi dalam "al Mizan".

Dikutip dari Kitab Shahih Asbabun Nuzul – Syaik Muqbil bin Hadi al-Wadi’i
**********