Friday, January 18, 2013

Menjaga Kesabaran Hati

Pada suatu saat As-Syeikh Abubakar bin Salim berniat belajar kepada As-Syeikh Ma'ruf Bajammal yang tinggal di kota Syibam. Beliau As-Syeikh Abubakar terpaksa harus berhenti di pinggir kota Syibam, karena As-Syeikh Ma'ruf belum berkenan menemuinya. 



Setiap kali dikatakan kepada  As-Syeikh Ma'ruf, "Anak Salim bin Abdulloh meminta ijin menemuimu," jawaban beliau selalu, "Katakan kepadanya bahwa aku belum berkenan menerimanya." 


Meskipun ayah As-Syeikh Abubakar adalah seorang yang dihormati karena kesalehannya, As-Syeikh Abubakar tidak pernah sombong dan marah atas perlakuan seperti itu. 

Beliau tetap bersabar dibawah terik matahari dan dinginnya angin malam. 

Baru setelah lewat 40 hari, beliau menerima kabar bahwa As-Syeikh Ma'ruf bersedia menemuinya. Dan dalam waktu yang tidak begitu lama, beliau sudah dapat menyerap ilmu yang diturunkan oleh gurunya tersebut.