Thursday, January 17, 2013

Dzikir dalam As-Sunnah

"Jika seorang lelaki membangunkan istrinya di waktu malam, kemudian keduanya mengerjakan shalat, atau keduanya mengerjakan shalat dua rakaat bersama (berjama'ah), maka Allah menulis keduanya termasuk golongan lelaki dan wanita yang banyak berdzikir." (Shahih Abu Dawud, No. 1309)

Rasulullah SAW bersabda, "Jika kalian melewati taman taman Surga, maka mampirlah padanya," Para sahabat bertanya, Apa yang dimaksud dengan taman taman Surga ?" Beliau menjawab, " Yaitu majlis dzikr" (Shahih Tirmidzi No. 3501).

Beliau bersabda dalam hadits lain "Maukah kalian kuberitahu suatu amalan yang paling suci disisi Tuhan kalian, sangat meninggikan derajat kalian, dan lebih baik dari meng infakan emas dan perak, bahkan lebih baik dari berperang melawan musuh, yang kemudian kalian memukul leher mereka atau mereka memukul leher kalian" Para shabat menjawab, "Mau, wahai Rasulullah !" Beliau menjawab, "Amalan itu adalah Dzikrullah" (Shahih Tirmidzi No. 3377, Shahih Ibnu Majah No. 3072)

Nabi bersabda, "Sesungguhnya seseorang dari kalian kadang mengatakan suatu ucapan yang diridhai Allah. Ia tak pernah menduga bahwa ucapannya sangat berarti, lalu Allah mewajibkan keridhaan kepadanya karena perkataan itu sampai pada hari Kiamat. Dan kadang seseorang dari kalian mengatakan suatu ucapan yang dimurkai Allah. Ia tidak mengira bahwa ucapannya sangat buruk, yang membuat Allah mewajibkan kemurkaan atasnya karena ucapan tadi sampaihari kiamat." (HR Tirmidzi No. 2319, Shahih Jami' 1165)

Dari Abdullah bin Busr ia berkata, "Ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah ! syariat Islam yang datang padaku sudah banyak, maka beritahukan padaku satu hal agar aku tetap koneskuen dengannya ! Kemudian beliau menjawab, "Jadikan lisanmu senantiasa basah karena berdzikir kepada Allah"