Wednesday, June 13, 2012

Pendahuluan





"Apa Saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya" (Q.s. Fathir: 2).
"Ya Allah, Dzat Yang Mengetahui kelemahan dari memuji-Mu. Aku mohon kepada-Mu, dengan orang yang paling sempurna dalam memujimu, yang telah Engkau bukakan kepadanya hakikat nama dan sifat-Mu serta kelembutan tajali Dzat-Mu, sehingga ia dapat bermakrifat terhadap kesempurnaan-Mu, dan Engkau telah memberinya ilham untuk memuji-Mu dengan sesuatu yang tidak Engkau berikan kepada yang lain, agar Engkau memberikan rahmat dan salam kepadanya sesuai dengan kesempurnaan-Mu Yang Suci dan semoga Engkau meratakan rahmat dan salam itu kepada yang wujud, yakni kepada para nabi, rasul, malaikat, dan hamba-hamba-Mu yang shalih. Mereka semua mendapat karunia yang agung itu."

TENTANG NASAB
SYAIKH ABDUL QADIR
AL-JAILANI
Beliau adalah Abu Muhammad Abdul Qadir bin Abi Shalih, Musa bin Abdullah Al-Jaili bin Yahya Az-Zahid bin Abdullah Al- Mahdi bin Al-Hasan Al-Mutsanna Ibnul-Hasan bin Ali bin Abi Thalib r. a.