Thursday, December 2, 2010

SBY - EMHA dan JOGJA

Pernyataan SBY tentang Daerah Istimewa Jogjakarta mengundang kontroversi dan kemarahan banyak kalangan masyarakat Jogjakarta. Semua lapisan masyarakat Jogjakarta dari tukang becak, buruh, akademisi sampai budayawan angkat bicara.


Budayawan Emha Ainun Nadjib mempunyai pandangan yang unik terkait pernyataan SBY, menurut emha ada dua kemungkinan kenapa SBY membuat statement kontroversial tersebut.
Kemungkinan Pertama : SBY sengaja melukai hati rakyat Jogja ! dengan tujuan agar seluruh elemen Rakyat Jogja marah - merasa terlukai kemudian bersatu padu melawan SBY. Dalam posisi ini SBY mencontoh apa yang sudah dilakukan IBLIS. SBY mengorbankan dirinya senndiri untuk tujuan mulia agar semua Rakyat Jogja bersatu padu. Ini sama seperti yang dilakukan Iblis ketika mengorbankan dirinya dari Malaikat menjadi Iblis agar manusia berpaling Kepada Tuhan. So dalam pernyataan Kontroversi diatas Sby secara sadar menjadi Iblis bagi masyarakat Jogja.

Alternatif Kedua : masih menurut budayawan nyentrik emha, Didalam Jiwa - Hati Seorang pemimpin yang arif bijaksana, Seorang pemimpin tidak memiliki waktu untuk memikirkan dirinya sendiri karena terlalu sibuk memikirkan rakyatnya. detik demi detik waktunya habis untuk memikirkan kepentingan Rakyatnya, sehingga lupa untuk memikirkan dirinya sendiri. Dalam konteks Jogja Didalam Hati Sby hanya terisi SBY SBY !