Tuesday, October 20, 2009

Kutub Bakal Tak Punya Es

Para peneliti meramalkan Laut Artik (Kutub) akan bebas Es di musim panas dalam waktu satu dekade mendatang. Setelah musim semi berlalu para peneliti kembali mengukur ketebalan es sepanjang 450 kilimeter dengan rute menyeberangi Laut Beaufort.

Mereka menemukan sebagian besar es sangat tipis. Pemimpin ekspedisi dan pakar Es lautan dari University of Cambridge, Peter Wadhams mengatakan pada musim semi tahun lalu rata rata ketebalan es hanya 1,8 meter, menandakan usia lapisan itu sekitar satu tahun. Sementara es yang sudah bertahun tahun tebalnya sekitar 3 meter. Tipisnya lapisan tersebut menjadi indikasi penting kondisi memprihatinkan es di laut artik. "Secara sederhana, es tipis itu akan sekejap hilang pada saat musim es mulai meleleh" ujarnya. Angin dan arus laut dapat pula memecah es yang tipis itu. Es yang terpecah dan mengapung bebas akan mudah terdorong ke wilayah perairan yang lebih hangat dan mencair. Catlin Artic Survey dan kelompok konservasi international WWF mendukung penemuan tersebut. Situasi Es di Artik tersebut sangat dipengaruhi iklim dan kondisi alam. Kondisi Es di Laut Artik kerap pula dikaitkan dengan perubahan Iklim dan Pemanasan Global