Thursday, October 29, 2009

Dunia Akan Kiamat .... Segera !

PERTEMUAN khusus para pejabat tinggi negara berlangsung
serius. Malah terbilang tegang. Tema pembahasan adalah lingkungan hidup. Para peserta pertemuan mengerutkan kening sembari sebagian geleng-geleng kepala mendengar uraian
dua orang pejabat negara yang sedang memberi presentasi.

Pejabat pertama yang memiliki otoritas di bidang lingkungan, berbicara sekitar satu jam lebih. Ia tampil dengan slide gambar-gambar yang mengerikan tentang rusaknya lingkungan hidup dunia. Berbagai rupa wajah lingkungan kita disorot. Mulai dari sungai yang tercemar oleh limbah yang menyebabkan berbagai penyakit dan membahayakan kehidupan manusia dan binatang-hingga punahnya terumbu karang. Sang pejabat seolah tidak memberi waktu hadirin untuk berkedip. Ia menguraikan bahwa dunia sekarang memang sungguh-sungguh dalam keadaan terancam oleh bahaya kerusakan lingkungan hidup. Katanya, "akibat ulah manusia, berbagai penyakit baru muncul karena udara yang dihirup sehari-hari, tidak lagi sehat. Pernapasan terganggu secara signifikan dan membawa berbagai jenis penyakit."
Malah, lanjutnya lagi, makanan yang kita makan dan minuman yang kita minum sekarang ini, juga sudah tidak bebas dari pencemaran, yang pada gilirannya akan membawa penyakit. Semua ini membuat kita tidak punya pilihan lagi, harus siap menyambut malapetaka dunia. Singkatnya, beragam rupa aspek lingkungan dijelaskan. Semuanya mengarah kepada kesimpulan: dunia dalam bahaya. Kehidupan umat manusia bakal habis. Kalau kita tidak secepatnya mengambil tindakan, dunia akan kiamat dalam waktu seperempat abad, tegas Sang Pejabat.
Pejabat kedua, yang memiliki otoritas di bidang kehutanan, mendapat giliran berikutnya untuk menyampaikan presentasi. Yang ini lebih mengerikan lagi. "Indonesia adalah paru-paru dunia, tetapi justru di Indonesia ini, kerusakan hutan yang paling parah. Semua itu terjadi karena penebangan yang semena-mena dan kebakaran hutan yang sulit diatasi,"

"Akibat dari semua itu", katanya lagi, "Segalanya jadi terpengaruh. Perubahan iklim global yang kini berlangsung, itu akibat, antara lain, tidak adanya lagi paru-paru dunia. Hutan kita, daratan kita, semuanya menunjukkan tanda-tanda gundul. Dan, ini adalah tanda bahaya bagi kehidupan manusia. Kita menyaksikan dari atas, hutan dan daratan kita sudah tidak hijau lagi. Air sungai, karena itu, berubah menjadi cokelat. Semua ini gara-gara ulah kita semua,"
Maka, menurut Sang Pejabat tersebut, kiamat dunia tidak lagi terjadi dalam waktu seperempat abad, tetapi sebelum itu.

Hadirin pun, yang semuanya adalah pejabat negara, dibuat terkesima oleh kedua pembicara tersebut. Kelihatan sekali wajah tegang para pejabat yang hadir, yang diikuti dengan menarik napas panjang sekali. Di tengah suasana yang tegang itu, JK tiba-tiba minta bicara

"Anda berdua yang bicara tadi, keterlaluan juga. Mengapa Anda tidak mengatakan saja, dunia akan kiamat besok, sebelum matahari terbit," kata JK dengan senyum.
Hadirin pun langsung tertawa semua: Geeeeeer. Napas hadirin yang tertahan selama presentasi tadi, langsung keluar. Wajah hadirin pun, langsung berubah jadi cerah. Sejumlah hadirin saling melirik dan geleng kepala menyaksikan JK mengubah suasana tegang, jadi segar.
Kata JK, "Kalau warna hijau saja yang menentukan kiamat tidaknya dunia ini, maka, Timur Tengah, khususnya Saudi Arabia, sekian ratus tahun yang lalu, mestinya sudah kiamat, karena di sana tidak ada warna hijau. Kan tidak ada pohon di sana. Yang justru terjadi, di Saudi, segalanya jadi kecokelatan karena padang pasir. Kalau di Indonesia, kan hanya sebagian sungai kita yang cokelat. Di Saudi, semua cokelat. Dunia toh tidak kiamat sampai sekarang,"

"Coba, ya, kalau Anda terbang di atas India, ada ndak pohon hijau yang Anda lihat. Kan tidak ada. Lebih lagi jika Anda terbang di Atas Saudi Arabia, kan hanya padang pasir. Sama sekali tidak ada pohon. Bandingkan kalau Anda terbang di atas negeri kita. Kan masih hijau semua. Bahwa di tengah yang hijau dan rimbun itu ada bolong-bolong, ya, kita memang akui. Tetapi tidak seseram yang Anda semua katakan itu. Yang bolong itu perlu memang kita tanami segera."

"Soal negara-negara lain menyorot kita, jawabannya sederhana, Katanya, negara kita adalah paru-paru dunia. Kalau begitu, semua negara yang membutuhkan udara segar dari hutan kita, ya, harus bayar dong ke kita. Mintalah mereka memberi pembayaran agar napas mereka bisa baik. Pembayaran itu kita pakai untuk memperbaiki hutan kita. Kalau hutan kita adalah paru-paru mereka, ya, mereka harus memelihara paru-paru itu. Jangan mereka hanya tahu menyorot dan marah. Yang membeli kayu dari hutan kita, kan mereka juga. Jadi, jangan selalu menyalahkan bangsa sendiri. Itu tidak bagus. Kita harus jaga martabat bangsa, dong," lanjut JK dengan rileks.

"Mengenai Amerika, Eropa Barat, dan Kanada yang rewel menyoroti kondisi hutan kita yang mulai kurang hijau lagi, ini juga tidak fair. Saya mau tanya Anda semua: apakah Amerika, Kanada dan Eropa Barat itu, selalu hijau sepanjang tahun? Mereka itu kan hanya hijau sekitar empat bulan toh? Selebihnya, malah seluruh pohon sarna sekali tidak punya daun, tinggal batang dan dahan saja selama musim rontok. Bahkan, mereka itu kan untuk beberapa bulan, hanya putih saja, karena salju. Jadi, mereka juga tidak hijau sepanjang tahun,"

"Coba lihat negeri kita ini, sepanjang tahun, 12 bulan, kan semua pohon hijau terus. Tidak pernah ada pohon kita yang kehilangan daun. Ayo, di mana ada pohon kita tanpa daun?" tanya JK.

"Jadi..," lanjut JK lagi, "tidak perlu kita ketakutan bahwa dunia akan kiamat karena kita yang mengiamatkannya. Juga tidak perlu kita selalu menyalahkan bangsa sendiri. Yang penting, mari kita semua konsentrasi menghidupkan kembali program penghijauan kita dan memperketat enebangan liar dan penyelundupan kayu. ltu yang harus kita kerjakan sekarang,"

"Insya Allah, dunia belum kiamat karena ada pohon yang kurang hijau. Dan kepada kedua pejabat yang memberikan presentasi tadi, harus meyakinkan dunia internasional, terutama yang senang menyalahkan kita, agar mereka juga memberi fee ke kita sebagai biaya memelihara paru-paru dunia. Jangan hanya pintar menyoroti tapi tidak mau mernbayar;" tegas JK.*

Sumber : Solusi JK
Oleh : Hamid Awaludin

Mobil Anggota Kabinet

SUDAH puluhan tahun, mobil dinas para menteri dan pimpinan lembaga negara, selalu Volvo berwarna hitam. Pemerintahan SBY-JK naik pada tahun 2004, Volvo pun langsung diganti menjadi Toyota Camry.
Spekulasi berkembang di luar. Ada yang menilai, ini pertanda bahwa pemerintahan SBY-JK mengalami kepelikan uang sehingga para anggota kabinet harus memakai mobil Camry yang jauh lebih murah dibanding mobil Volvo. Ada juga yang menebak, itu karena JK adalah pengusaha mobil Toyota. Sebagian lagi mengira, ini berarti orientasi ekonomi kita ke depan, hanyak berkiblat ke Jepang karena Toyota adalah buatan Jepang. Maukah Anda mengetahui mengapa Volvo diganti menjadi Toyota Camry?
Ikutilah cerita berikut ini.

Lepas pembentukan Kabinet, SBY dan JK mendiskusikan tentang sarana penopang para anggota Kabinet untuk bekerja karena masih ada sejumlah anggota Kabinet yang pergi ke kantor dengan mobil pribadi. Ada juga anggota Kabinet yang mengendarai kendaraan reot yang disiapkan oleh kantornya. Kabarnya, JK meminta kepada SBY agar soal kendaraan para anggota Kabinet, diserahkan saja ke dia. Saat itu, Volvo masih dalam hitungan untuk kembali dipakai. Namun, JK menghitung bahwa Volvo terlampau mahal.

JK pun meminta Johny Darmawan, Direktur Toyota Astra Motor, untuk menemuinya. JK bertanya, "Sedan Toyota apa yang lagi popular dan berkualitas andal saat itu. Yang pasti, untuk kelas menengah saja dan tidak terbilang mewah."
Sang direktur pun memberi jawaban: sedan Camry. "Selain produk baru yang nyaman, juga tidak terlampau mahal untuk ukuran kelas menengah. Harganya sekitar Rp425 juta perunit."

JK langsung menyambung, "Kalau begitu Anda banyak mengiklankan produk ini kan? Berapa biaya iklanmu setahun untuk memasarkan produk Camry ini?" tanya JK.
"Ya, sekian banyak, Pak," kata Sang Direktur.
"Bagaimana kalau Anda menghentikan pembayaran iklan itu, lalu saya yang iklankan untuk Anda?" sambung JK.
"Bagaimana caranya, Pak?" tanya Sang Direktur penuh keingintahuan.
"Nah, caranya gampang. Kalau saya beli mobil sedan Camry Anda minimal 40 unit dan saya hanya mau bayar Rp275 juta per unit, gimana?" JK menawar.
"Maaf Pak, susah, karena harga itu terlampau rendah," balas Sang Direktur.
"Iya memang betul harga yang saya tawarkan rendah dari harga penjualan Anda. Tapi, kan Anda tidak perlu keluarkan biaya iklan selama lima tahun," balas JK.
"Nah, maaf Pak, itu yang saya belum mengerti. Bagaimana rumusannya?" tanya direktur Toyota tersebut.
"Begini, mobil sedan Camry saya beli minimal 40 unit dan akan saya berikan kepada para menteri dan juga para pimpinan lembaga negara lainnya. Masa jabatan menteri kan lima tahun. Jadi, selama lima tahun tersebut, menteri-menteri memakai Camry. Artinya, Anda sudah dipasarkan dengan sendirinya oleh para menteri dan pimpinan lembaga negara lainnya nanti," kata JK.

"Bayangkan saja jika setiap menteri memakai sedan Camry kan menteri dikawal, dan sesekali pakai mobil pengawal yang pakai sirene, tentu semua orang memandang. Di situlah sedan Camry Anda langsung dilihat orang. Lagian, biasanya kalau sudah menteri pakai maka semua orang ingin juga memakai kendaraan sama dengan yang dipakai menteri," tegas JK lagi.

"Anda harus lihat dari segi jangka panjangnya. Pembayaran kami memang bisa membuat Anda tidak beruntung banyak untuk beberapa puluh mobil tersebut, tetapi, keuntungan jangka panjang Anda sangat berlimpah nanti. Banyak pengusaha mobil dari berbagai merek datang untuk menawarkan produknya, termasuk Volvo. Jadi, kalau Anda tertarik dengan tawaran saya, Oke, kali ini kita mulai sejarah baru bahwa para menteri dan pejabat lembaga negara lainnya akan menggunakan Toyota. Ini sebuah era baru bagi Toyota," kata JK.
Ternyata memang, tawaran JK masuk akal bagi Toyota. Dan para menteri serta pimpinan lembaga negara lainnya pun menggunakan sedan Toyota Camry sampai sekarang.

Keputusan ini bukannya sepi dari soal. Ada-ada saja yang mencoba menyoalnya. Mereka menyesalkan, menteri itu sebaiknya diberi kendaraan yang lebih atas daripada Camry demi keselamatan menteri. Masalahnya, kata mereka, Camry itu mudah ringsek jika ditabrak atau tabrakan. Volvo kan sudah terbukti keandalannya, alasan mereka.

Gugatan ini dengan enteng ditangkis oleh JK. "Menteri itu kan selalu diiringi oleh sebuah mobil kawal dari belakang. Sebelum menteri ditabrak, tentu mobil kawal langsung menyeruduk kendaraan yang hendak menabrak mobil menteri. Lagian, biasanya mobil menteri itu diiringi oleh mobil atau motor pengamanan yang pakai sirene. Jadi, jauh sebelum itu, kendaraan lain sudah menyisih dari kendaraan yang dipakai menteri," tegas JK.
Hanya sampai di sini? Ternyata tidak. Ada juga kalangan yang menilai, kekuatan mesin Camry tidak mampu lari cepat. Kata mereka, menteri itu kan harus bergerak cepat dari tempat satu ke tempat lainnya.
Yang ini, lebih enteng lagi dijawab oleh JK. "Mobil menteri itu berputarnya di Jakarta dan sekitarnya saja. Dengan jumlah kendaraan yang berjubel di Jakarta, ditambah dengan jalanan
yang sempit, tidak ada kendaraan di Jakarta yang bisa lari dengan kecepatan 140 km/jam, Pasti nabrak kiri kanan kalau ada yang mau mencoba melakukan itu. Jadi, apa gunanya memiliki
kendaraan dengan kemampuan mesin untuk berlari cepat,tetapi faktanya, tidak pernah juga digunakan. Itu kan mubazir," kata JK.
"Tambahan lagi, kualitas mobil yang kita butuhkan adalah: suspensinya bagus, irit, ada pendingin, radio dan tape recorder jalan untuk mendengarkan berita atau lagu-lagu bila macet.
Semua itu telah dimiliki oleh sedan Camry. Apa lagi yang dicari?" simpul JK.

Prediksi JK tidak meleset. Begitu para menteri memakai sedan Camry, pelan-pelan para pejabat daerah pun mulai ikut memakai Camry. Sektor swasta juga demikian. Dan hingga kini,
omset penjualan Camry, dari berbagai jenis dan kelas, tetap saja digemari orang di Indonesia.

Kisah Camry tidak hanya sampai di sini. Tatkala ikhtiar mendamaikan GAM dengan pemerintah mulai dijalankan oleh JK, ia memanggil Dubes Swedia di Indonesia. Ia meminta pemerintah Swedia benar-benar membantu ikhtiar perdamaian yang dirintisnya itu. Tak canggung bagi JK mengatakan kepada Dubes Swedia bahwa jika Anda mengakui dan merasa Indonesia adalah teman Anda, maka bantulah pemerintah Indonesia untuk menghentikan perang di Aceh.
"Masalahnya ... ," kata JK kepada Dubes Swedia saat itu, Hasan Di Tiro dan dr. Zaini Abdullah adalah warga negara Swedia, dan Malik Machmud, meski bukan warga negara Swedia, ia tinggal di Swedia. Mereka adalah para pemimpin tertinggi GAM yang menentukan tiap langkah GAM. Bujuklah mereka agar mereka duduk berbicara dengan pemerintah Indonesia, lalu damai," kata JK

"Hubungan dagang kita dengan Swedia sebenarnya tidak terlampau banyak. Maka, Indonesia tidak segan memutuskan hubungan bila Swedia tidak mau menangani warganya sendiri, yang merugikan Indonesia. Buktinya, kita kan sudah memutuskan, tidak lagi memakai produk Swedia. Sedan Volvo buatan Swedia sudah kita ganti dengan Toyota Camry untuk para menteri. Jelas bagi kami di Indonesia bahwa jika Anda tidak mau berteman baik, ya sudah. Kami juga tidak rugi-rugi sekali," kata JK.

Pemerintah Swedia memang amat membantu ikhtiar perdamaian yang dilakukan JK. Maka, sedan Camry pun bisa jadi alat damai, bukan sekadar alat pengangkutan.*

sumber : Solusi JK
Oleh : Hamid Awaludin

Friday, October 23, 2009

Buku Termahal di Dunia

Meski banyak buku yang dilabeli sebagai “Buku Termahal” di dunia dengan harga sampai puluhan juta, namun mungkin “The Onliest and The Deepest Secrets of The Medical Art” adalah buku yang paling layak disebut sebagai Buku Termahal di Dunia.

Buku ini adalah karya terakhir dari Boerhaave. Seorang dokter Belanda yang menulis bulu “Elementa Chemiae” dan meninggal pada tahun 1738. Sebelum wafat ia meninggalkan sebuah buku tebal bersegel dengan judul “The Onliest and The Deepest Secrets of The Medical Art” yang artinya kurang lebih sebagai “Rahasia Paling Mendalam dan satu satunya dalam seni Pengobatan”. Saat buku tersebut dilelang, buku itu terjual hingga mencapai US$20.000 Namun tahukah anda setelah segel buku dibuka, pemenang lelang menemukan bahwa 99 dari 100 halaman buku itu adalah halaman kosong. Selain sampul depan, hanya terdapat tulisan pendek “Jaga diri untuk tetap tenang, jaga kaki agar tetap hangat, dan kamu akan membuat dokter terbaik sekalipun menjadi Miskin” Untuk sebuah buku dengan tulisan sependek itu, buku ini pantas disebut BUKU TERMAHAL SEDUNIA.

Thursday, October 22, 2009

Pidato Anak Usia 12 Tahun yang membuat Forum PBB Terdiam


Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s Organization ( ECO ). ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak” yg mendedikasikan diri Untuk belajar dan mengajarkan pada anak” lain mengenai masalah” lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka. Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang” terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk Tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.
Inilah Isi pidato tersebut: (sumber The Collage Foundation)


Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children Organization

Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak” berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini Disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.

Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.

Saya berada disini mewakili anak” yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.

Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang” yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. kami tidak boleh tidak di dengar.

Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang nya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.

Saya sering memancing di di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan”nya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang” dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya – hilang selamanya.

Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang” liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu”. tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal” tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah” kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?

Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan nya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahan nya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!

Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita..

Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya.

Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.

Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir.

Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.

TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!

Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota perhimpunan, wartawan atau politisi – tetapi sebenernya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki” dan saudara perempuan, paman dan bibi – dan anda semua adalah anak dari seseorang.

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama – perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.

Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.

Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. walaupun begitu tetap saja negara” di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan..

Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.

Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan – kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.

Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak” yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: ” Aku berharap aku kaya , dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak” jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal . dan Cinta dan Kasih sayang ” .

Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?

Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak” tersebut berusia sama dengan saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak” yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .

Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini..

Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain.

Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.

Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak..

Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarakan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?

Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini. mengapa anda melakukan hal ini – kami adalah anak” anda semua , Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak” mereka dengan mengatakan ” Semuanya akan baik-baik saja “. ‘kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan’ dan ‘ ini bukanlah akhir dari segalanya’

Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua?

Ayah saya selalu berkata ‘ kamu akan selalu dikenang karena perbuatan mu bukan oleh kata” mu ‘

Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.

Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata” tersebut.

Sekian dan terima kasih atas perhatian nya.

Servern Cullis-Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam seluruh Orang” penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya, setelah pidato nya selesai serempak seluruh Orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun.

Tuesday, October 20, 2009

Kutub Bakal Tak Punya Es

Para peneliti meramalkan Laut Artik (Kutub) akan bebas Es di musim panas dalam waktu satu dekade mendatang. Setelah musim semi berlalu para peneliti kembali mengukur ketebalan es sepanjang 450 kilimeter dengan rute menyeberangi Laut Beaufort.

Mereka menemukan sebagian besar es sangat tipis. Pemimpin ekspedisi dan pakar Es lautan dari University of Cambridge, Peter Wadhams mengatakan pada musim semi tahun lalu rata rata ketebalan es hanya 1,8 meter, menandakan usia lapisan itu sekitar satu tahun. Sementara es yang sudah bertahun tahun tebalnya sekitar 3 meter. Tipisnya lapisan tersebut menjadi indikasi penting kondisi memprihatinkan es di laut artik. "Secara sederhana, es tipis itu akan sekejap hilang pada saat musim es mulai meleleh" ujarnya. Angin dan arus laut dapat pula memecah es yang tipis itu. Es yang terpecah dan mengapung bebas akan mudah terdorong ke wilayah perairan yang lebih hangat dan mencair. Catlin Artic Survey dan kelompok konservasi international WWF mendukung penemuan tersebut. Situasi Es di Artik tersebut sangat dipengaruhi iklim dan kondisi alam. Kondisi Es di Laut Artik kerap pula dikaitkan dengan perubahan Iklim dan Pemanasan Global

Monday, October 19, 2009

Face Book ohh ... face book

Face book membuat blog ku terlantar untuk beberapa lama, demikian besar pengaruh yang ditimbulkan. Kalau direnung renungkan beberapa aktifitas positif terganggu gara gara jejaring sosial yang bernama face book.

Mungkin tidak hanya saya saja yang sesaat terpesona dengan segala fasilitas jejaring sosial face book. Salah satu kemampuan yang istimewa dari face book barangkali adalah kemampuannya untuk mengumpulkan kawan kawan yang kita miliki yang kadang bertahun tidak ketahuan juntrungannya ehhh ...

dengan getuk tular dari kawan ke kawan satu demi satu muncul dan terikat kembali jalinan silaturahmi. Face book juga membuat kita mengetahui aktifitas yang dilakukan oleh kawan kawan kita, maupun apa yang sedang kita kerjakan.