Sunday, January 4, 2009

What You Focus Will Expand

Hukum tarik-menarik (the law of attraction) adalah suatu subjek yang sedang hangat diperbincangkan dalam dunia pengembangan diri saat ini. Salah satu pilar dasar dari hukurn ini adalah kekuatan dari sebuah fokus (perhatian). Seseorang cenderung (memiliki probabilitas yang lebih besar) untuk mendapatkan apa yang ia inginkan, jika ia mengarahkan fokus pada keinginannya.

Fokus inilah yang akan menjadi pikiran utamanya (dominant thought) setiap hari. Namun sayang, kebanyakan kegagalan manusia di dunia ini terjadikarena mereka salah menggunakan kekuatan yang dahsyat ini. Bukannya berfokus pada apa yang ingin diraih, mereka berfokus pada hal-hal yang tidak diinginkan. Alhasil, mereka mendapatkan hal-hal yang tidak diinginkan itu.

Apakah selama ini Anda lebih sering memberi fokus pada ketakutan Anda dibandingkan pada keuntungan yang akan Anda dapatkan jika mengambil tindakan untuk mewujudkan cita-cita Anda? Bagaikan koin yang bermuka dua, demikian juga setiap hal di dunia ini, memberikan ancaman dan peluang. Arahkan focus Anda pada peluang yang ada didepan mata, maka Anda akan merasa lebih bergairah dan berscrnangat untuk mengejar tujuan itu.

Bola lampu yang berkekuatan 100 watt mampu menerangi sebuah ruangan yang cukup besar, namun dengan kekuatan yang sarna apabila difokuskan pada penampang yang berdiameter sangat kecil, sinar lampu ini dapat berubah menjadi sinar laser yang mampu membelah batu sekeras
apa pun. Demikian juga halnya, air terjun Niagara di Amerika Utara yang begitu dahsyat tidak akan mampu memproduksi tenaga listrik jika tidak diarahkan alirannya. Ingatlah, kekuatan terbesar dalam diri kita-baik berupa pikiran, perasaan, maupun tindakan jika diarahkan dengan tepat akan menghasilkan hasil yang berlipat ganda. Orang-orang sukses adalah mereka yang mampu berfokus terhadap apa yang mereka inginkan, sebaliknya mereka yang gagal memberikan fokus terhadap apa yang tidak mereka inginkan terjadi.

Sebuah mobil yang melewati permukaan jalan yang licin mempunyai kemungkinan besar tergelincir. Mobil itu dapat kehilangan kendali dan menyebabkan kepanikan bagi si pengemudi. Akibat panik, ia secara refleks mulai melihat mobil lain yang berada di sekelilingnya, kemudian ia
melihat tembok, kemudian ia melihat pembatas jalan. Jika ia tidak cepat-cepat mengubah fokus pikirannya, Anda tentu dapat menebak akhir cerita dari mobil naas itu. Tahukah Anda dengan mengarahkan fokus Anda pada semua hal yang disebutkan tadi, mobil Anda akan "menarik" hal-hal tersebut sehingga pada akhimya Anda tak terhindar dari tabrakan. Jika ingin selamat dan keluar dari bahaya, sebaiknya Anda fokus pada jalan yang ada di depan. Jika kejadian ini terjadi pada Anda, bersiaplah untuk memberikan satu-satunya fokus Anda pada jalan yang ada di depan, dan janganlah
memberikan fokus terhadap apa yang Anda takutkan akan Anda tabrak, Buatlah keputusan Anda hari ini juga hanya untuk selalu berfokus pada hal-hal yang ingin Anda capai, niscaya Anda akan mendapatkannya dalam waktu yang bahkan tidak Anda duga.

By Darmadi D