Friday, October 26, 2007

Mendengarkan Ibu Berdoa

Di Malam hari, ia mendengarkan kata kata ibunya yang berdiri menghadap kiblat di sudut kamarnya. Dengan penuh perhatian, ia mengamati ibunya shalat : bersujud, ruku, duduk, pada jum'at malam itu.
Ia masih anak anak; ia melihat dan mendengarkan Ibunya berdoa untuk seluruh Muslim, pria dan wanita, menyebut nama nama mereka dan meminta Allah menganugerahkan rezeki, kebahagiaan, dan rahmat pada mereka.
Dengan seksama ia mendengarkan, apakah ibunya menyebut dan meminta sesuatu dari Allah untuk dirinya sendiri ?

Anak itu adalah Imam Hasan yang terjaga hingga pagi, tak melepaskan tatapannya dari sang ibu, Fatimah.
Ia menanti nanti apakah ibunya akan berdoa untuk dirinya sendiri dan apa yang akan dimintanya dari Allah Swt.
fajarpun menyingsing dan malam berlalu dengan shalat dan permohonan bagi orang lain, namun Imam Hasan tak mendengar sepatah katapun dari doa sang Ibu, yang ditujukan untuk dirinya sendiri.
Di pagi itu, ia bertanya :
"Ibu, semalam aku mendengar doa disepanjang shalatmu. Ibu berdoa untuk orang lain dan tidak meminta sama sekali untuk diri sendiri ?"
Ibunya yang penuh kasih menjawab :
"Anakku sayang, pertama adalah tetangga, baru rumah kita"